BTC USD 65,617.5 Gold USD 4,434.50
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Article BROKER - E-CURRENCY-EXCHANGER semoga bermanfaat

QuotePrice

Fun Poster
Messages
877
Joined
May 26, 2013
Messages
877
Reaction score
4
Points
15
Liberty Reserve Kena Kasus, Exchanger Jadi Buronan FBI

http://www.hotmoneyforum.com/forum/...buron-fbi-dan-akan-ditutup-websitenya#post396



Bagaikan sambaran petir ditengah hari yang terik. Begitulah kira-kira gambaran exchanger yang selalu setia sekaligus menjadi partner resmi liberty reserve. Saat ini exchanger-exchanger yang bersinergi dengan LR telah menjadi buronan FBI.

Dari data pengadilan Amerika Serikat telah ditetapkan nama-nama exchanger yang dimasukkan list hitam FBI. Selama 14 hari kerja pemiliknya menjadi buron dan websitenya dibekukan. Berikut ini adalah nama exchanger yang ditargetkan oleh pengadilan Amerika Serikat :

WM-Center.com
E-Naira.com
EcardOne.com
Ebuygold.com
Gatemoney.com
Epaymonster.com
InstantGoldng.com
Jtgold.com
GoldNairaExchange.com
Superchange.ru
WebMoney.co.nz
M-gold.com
GoldMediator.com
AbsoluteExchange.eu
MewahGold.com
CentreGold.ca
Electrumx.com
TukarDuid.com
EntelNova.com
Tacoauthorized.com
Intexchange.com
Ukrnetmoney.com
Wmirk.com
NigeriaGoldExchanger.com
Edealspot.com
DuyduyChanger.com
Magnetic-Exchange.com
Moneyexchange.vn
Abc-ex.net
Mi-Billetera.com
NicciExchange.com
Exhere.com
AlertExchanger.com
VelaExchange.com
Goldexpay.com

Alasan dari penangkapan sendiri karena perusahaan diatas diduga melakukan praktek pencucian uang yang dilakukan secara online. Seluruh pemilik dan pendiri dari exchanger di atas berstatus buron dan akan diburu oleh pemerintah Amerika. Website mereka akan ditutup dalam waktu maksimal 14 hari kerja. Mohon untuk sementara waktu jangan melakukan transaksi pada exchanger tersebut.

Seperti yang Anda ketahui, kasus LR mencuat setelah pemiliknya Arthur Budovsky Belanchuk tersandung kasus pencucian uang yang mencapai $6 milyar atau setara 60 triliun rupiah. Kasus pencucian oleh liberty reserve dianggap yang terbesar di dunia, dan sampai saat ini, sebagian aset dari LR telah disita di berbagai bank, antara lain CostaRica, Cyprus, Australia, Hongkong, dan China.



Liberty reserve benar-benar telah ditutup oleh Badan Pengawasan Finansial International. Bagi teman-teman trader yang masih memiliki dana di LR maka dana tersebut sudah tidak bisa dicairkan kembali. Sedangkan untuk broker-broker forex telah memberikan alternatif pembayaran selain LR, diantaranya :

Broker Agea : Apabila Anda deposit dengan Liberty Reserve sebelumnya maka Anda dapat withdrawal dengan digital currency lainnya, namun tidak dapat menggunakan wire transfer.

Broker FBS : Jika Anda memakai Liberty Reserve untuk deposit, Anda dengan mudah bisa menarik dana setiap saat dengan menggunakan pilihan berikut:

• Webmoney (jumlah dari 1 sampai 100 USD)
• Moneybookers (jumlah dari 1 sampai 100 USD)
• Transfer Bank dalam USD (lebih dari 100 USD)
• Local Bank Transfer di IDR (jumlah berapapun)

Broker MasterForex : Client yang sudah terlanjur deposit menggunakan Liberty Reserve, maka dapat menarik dananya menggunakan fasapay.

Broker HotForex : Klien yang menggunakan Liberty Reserve untuk deposit ke rekening HotForex sekarang akan memiliki pilihan untuk menarik dana melalui GlobePay, Moneybookers atau Webmoney.

Broker Exness : Perusahaan kami sangat menganjurkan kepada semua klien yang menggunakan Liberty Reserve sebelumnya, untuk menarik dana melalui transfer bank dan menggunakan sistem pembayaran lainnya.

Broker Instaforex : Bagi client yang deposit menggunakan Liberty Reserve, kebijakan akan diumumkan pada halaman situs instaforex.com.

Broker Roboforex : Sampai saat itu, kami sarankan Anda menggunakan sistem pembayaran lainnya, yang tersedia di bagian Deposit / Penarikan.

Bila Anda memiliki informasi broker yang belum disebutkan di atas tentang pengalihan LR ke pembayaran lainnya, jangan sungkan untuk menuliskan di kotak komentar. Terima kasih atas kunjungan Anda dan semoga sukses selalu.
 
ini pengumuman dari www.tukarduid.com

Tukarduid
1. Kami segenap team Tukarduid ingin memberikan konfirmasi dan klarifikasi terkait dengan dokumen resmi yg dikeluarkan oleh Pemerintah Amerika pada link berikut ini : http://www.justice.gov/usao/nys/pre...ed Complaint 13CV3565 final with exhibits.pdf.

2. Kami mengetahui perihal nama TukarDuid yang disebut dalam dokumen tersebut, tetapi kami disini ingin mengatakan bahwa kami tidak terlibat dalam kegiatan pencucian uang seperti yang disebutkan didalam dokumen tersebut. Karena sesuai dengan Kebijakan dan Peraturan Tukarduid di point 5 di link https://secure.tukarduid.biz/kebijakan kami menyatakan bahwa :

Tukarduid tidak melayani transaksi dengan tujuan tindakan tidak terpuji atau kriminal, misalnya situs pornografi, kegiatan hacking, cracking, money laundering dan kejahatan yang lainnya.

3. Tukarduid ikut disebutkan di dokumen diatas karena Tukarduid adalah salah satu exchanger RESMI dan terverifikasi oleh LR sehingga nama Tukarduid disebutkan di website LR dan membuat nama Tukarduid menjadi salah satu dari banyak exchanger resmi LR yang kemungkinan akan di blokir domainnya.

4. Dengan adanya kemungkinan bahwa domain TukarDuid.com akan disita oleh Pemerintah Amerika membuat kami memutuskan untuk menghentikan seluruh transaksi pada domain tersebut dan memindahkannya ke tukarduid.biz dan tukarduid.ws agar Tukarduid tetap dapat beroperasional seperti biasanya.

5. Beredarnya issue bahwa kantor Tukarduid di grebek / di segel dan kami sebagai pengurus sudah buron FBI / Secret Service adalah TIDAK BENAR. Kantor kami masih jalan seperti biasa dan masih melayani kebutuhan pelanggan seperti biasa. Kami akan segera menambahkan beberapa beberapa e-currency baru dalam lini usaha kami.

Kami harap pelanggan kami tidak mengkhawatirkan hal-hal tersebut diatas dan kami berterima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan hingga saat ini.

Terimakasih
Admin Tukarduid(dot)Com
 
Liberty Reserve Sedang Dalam Masalah Serius

Salah satu alat pembayaran on-line yang populer dan digunakan oleh sebagian trader forex di Indonesia, Liberty Reserve (LR), saat ini sedang menghadapi masalah serius setelah pendiri dan pemiliknya Arthur Budovsky Belanchuk ditangkap di Spanyol oleh polisi gabungan Amerika Serikat dan Costa Rica. (Surat kabar on-line ticotimes.net 24 Mei 2013). Website LR sudah tidak bisa diakses sejak beberapa hari lalu dan ada kemungkinan telah di blokir oleh pihak yang berwajib.





Kejadian ini tentu saja mengkhawatirkan para pelaku bisnis on-line termasuk trader forex yang menggunakan jasa perusahaan e-currency tersebut. Tidak saja di Indonesia, tetapi juga di seluruh penjuru dunia. Khususnya para trader forex tentu akan mempertanyakan nasib dana hasil tradingnya yang tersimpan di account LR, apakah masih bisa ditarik? Dari pengalaman hampir serupa yang pernah terjadi pada perusahaan e-currency sejenis yaitu e-gold dan e-bullion yang tiba-tiba menghilang beberapa tahun silam, sangat kecil kemungkinannya dana yang tersimpan bisa ditarik kembali.

Lalu kepada siapakah mereka akan mengadu jika website perusahaan e-currency tersebut tidak bisa diakses? LR berbasis di negara Costa Rica dan tentunya berada dibawah hukum negara tersebut. Belum diketahui apakah ada pihak di Indonesia yang bisa dianggap sebagai wakil LR. Ada asosiasi perusahaan e-currency yang bernama Global Digital Currency Association (GDCA), tetapi sampai sejauh mana kewenangannya juga belum jelas.

Tidak hanya pebisnis on-line dan para trader forex saja yang khawatir, tetapi juga para perantara jual-beli e-currency tersebut atau on-line money changer yang tentunya punya stock LR, dan broker forex yang menerima transaksi melalui LR. Namun hingga akhir minggu lalu belum ada pernyataan dari broker ataupun money changer tentang kasus LR tersebut. Dari pengalaman kasus e-gold para money changer pada umumnya merelakan dananya. Meski e-gold menghadapi banyak tuntutan, tapi hingga kini juga tidak jelas kelanjutannya.

Kenapa pendiri dan sekaligus pemilik LR ditangkap yang berwajib?

Menurut berita yang dilaporkan situs ticotimes.net tersebut, Arthur Budovsky Belanchuk dicurigai telah menggunakan bisnisnya termasuk LR untuk pencucian uang bagi pelaku bisnis situs pornografi anak dan perdagangan obat terlarang. Ini bukan yang pertama kali Budovsky berurusan dengan pihak yang berwajib. Pada tahun 2006 silam Budovsky dan partnernya Vladimir Kats pernah menghadapi dakwaan transfer uang ilegal sebesar US$ 30 juta lewat perusahaan finansial milik mereka GoldAge Inc. yang dioperasikan dari apartemen mereka di Brooklyn, New York. Budovsky kemudian keluar dari AS dan memulai bisnis e-currency dengan mendirikan Liberty Reserve.

Menurut pakar cybercrime Brian Krebs, LR memang populer sebagai alat pembayaran dalam transaksi ‘cybercrime underground’. Ia mengatakan bahwa forum-forum on-line tentang cybercrime mendadak meledak begitu website LR tidak bisa diakses. Ia juga merasa prihatin terhadap mereka yang bermaksud menggunakan LR sebagai alat pembayaran untuk keperluan legal. Seperti trading forex tentunya.


Sumber : venturebeat.com
www.ticotimes.net
ekonomi.kompasiana.com
 
Karena permintaan yang meningkat untuk layanan kami, perbaikan server sedang berlangsung
27.05.13


Pelanggan Perfect Money yang terhormat,

Saat ini, kita berada dalam proses menambah server baru pada kluster untuk mengakomodasi meningkatnya
permintaan untuk layanan kami. Tim teknis Perfect Money berencana untuk menyelesaikan tugas ini secepat mungkin. Setelah perbaikan selesai anda akan melihat peningkatan yang signifikan dalam kinerja sistem.

Kami ingin mengambil kesempatan ini untuk berterima kasih kepada semua pelanggan kami atas kesetiaan dan pengertian.

 
On May 15, 2009, President Barack Obama nominated Preet Bharara to become the U.S. Attorney for the Southern District of New York. Mr. Bharara’s nomination was unanimously confirmed by the U.S. Senate on August 7, 2009, and he was sworn in on August 13, 2009.

As U.S. Attorney, Mr. Bharara oversees the investigation and litigation of all criminal and civil cases brought on behalf of the United States in the Southern District of New York, which encompasses New York, Bronx, Westchester, Dutchess, Orange, Putnam, Rockland and Sullivan counties. He supervises an office of more than 220 Assistant U.S. Attorneys, who handle a high volume of cases that include domestic and international terrorism, narcotics and arms trafficking, white collar crime, public corruption, gang violence, organized crime, and civil rights violations.

As U.S. Attorney, Mr. Bharara has applied renewed focus on large-scale, sophisticated financial frauds by creating two new units – the Complex Frauds Unit and the complementary Civil Frauds Unit. The Civil Frauds Unit has collected close to $500 million in settlements since its inception, including multi-million dollar settlements with Deutsche Bank and CitiMortgage for faulty lending practices and other fraudulent conduct.

In addition to prosecuting financial fraud, the Complex Frauds Unit is tasked with addressing the threat of cybercrime and has prosecuted core members of the computer hacking groups, LulzSec and Anonymous. Together with the FBI, the office also recently announced the largest international takedown of defendants allegedly engaged in the theft of personal identification information and other crimes over the Internet.

Recognizing the growing nexus between international narcotics trafficking and terrorism, Mr. Bharara merged two previously independent units to form the Terrorism and International Narcotics Unit. The Unit works closely with partner agencies and international law enforcement, and is responsible for prosecuting leaders and associates of organizations that engage in transnational acts of terrorism, narco-terrorism, narcotics trafficking, and money laundering.

Under Mr. Bharara’s supervision, the office continues to combat corruption in city and state government. The office remains at the forefront of prosecuting corruption in Albany and at the local level, bringing charges and securing convictions against multiple elected officials and other corrupt public servants. The office also has prosecuted more than 500 members and associates of various gangs operating in the Bronx, Newburgh, Yonkers and other areas in an effort to make communities in the Southern District safer for residents.

Since Mr. Bharara’s appointment as U.S. Attorney, the office successfully extradited and prosecuted one of the most notorious arms traffickers in the world, Viktor Bout, who is now serving a 25-year sentence. The office also obtained a life sentence for Faisal Shahzad, the Times Square bomber, and for one of the Al Qaeda plotters of the 1998 bombings of two American embassies in East Africa. In addition, the office has convicted scores of insider trading defendants, including Raj Rajaratnam, who was sentenced to 11 years, and Rajat Gupta.

The office recently secured the guilty plea of Peter Madoff for his role in his brother Bernard’s Ponzi scheme that included an agreement to a 10-year sentence, the statutory maximum. Together with the Madoff trustee, the office also achieved the largest forfeiture in U.S. history – $7.2 billion from the estate of Jeffrey Picower.

Mr. Bharara recently concluded a two-year term as a member of the Attorney General’s Advisory Committee and as Chair of its Subcommittee on White Collar Fraud. He is Co-Chair of the Securities and Commodities Fraud Working Group of the interagency Financial Fraud Enforcement Task Force.

Prior to becoming the U.S. Attorney, Mr. Bharara served as Chief Counsel and Staff Director of the U.S. Senate Judiciary Committee’s Subcommittee on Administrative Oversight and the Courts. During his tenure, he helped to lead the Senate Judiciary Committee investigation of the firing of United States Attorneys.

From 2000 to 2005, Mr. Bharara served as an Assistant U.S. Attorney in the Southern District of New York, where he prosecuted a wide range of cases involving organized crime, racketeering, securities fraud, money laundering, narcotics trafficking, and other crimes.

Mr. Bharara was a litigation associate in New York at Swidler Berlin Shereff Friedman from 1996 to 2000 and Gibson, Dunn & Crutcher from 1993 to 1996. He graduated magna cum laude from Harvard College with an A.B. in Government in 1990, and from Columbia Law School with a J.D. in 1993, where he was a member of the Columbia Law Review.
 
rajin rajinlah membaca untuk mendapatkan ilmu dan untuk tahu lebih banyak yang bermanfaat
 
Zack Manese II
Informed that the management liberty reserve will be transferred to the new website above for some reason and can not be avoided to the user. He said Arthur Budovsky, to avoid any law we will be responsible for transferring all the latest updates of information for millions of users worldwide use our new website properly. Party development webmaster liberty reserve said Allan Garcia, he will develop the new website for our loyal users. This is due to the behavior of some users have complained is not responsible for us. Therefore, please be sure and pass this information to all users worldwide. We will inform the our new website named "***.com" will be completed in June
 
Zack Manese II
Informed that the management liberty reserve will be transferred to the new website above for some reason and can not be avoided to the user. He said Arthur Budovsky, to avoid any law we will be responsible for transferring all the latest updates of information for millions of users worldwide use our new website properly. Party development webmaster liberty reserve said Allan Garcia, he will develop the new website for our loyal users. This is due to the behavior of some users have complained is not responsible for us. Therefore, please be sure and pass this information to all users worldwide. We will inform the our new website named "***.com" will be completed in June

:)cgrock:)cgrock:)cgrock:)cgrock:)cgrock:)cgrock
 

Latest Posts

Live Forex Chart

Currency
Rates
EUR / USD
1.15982
USD / JPY
160.025
GBP / USD
1.34185
USD / CHF
0.79204
USD / CAD
1.38914
EUR / JPY
185.601
AUD / USD
0.71288
Back
Top
Log in Register