BTC USD 86,135.0 Gold USD 4,331.28
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Amalan-amalan pahala besar (ilmu penting!)

Kalimat Zikir yang Buat Malaikat Bingung Mencatat Pahalanya (doa kesyukuran)
-------------------------------------------------------------------------
Dua that no Angel can reward it for you , except by Allah on the Day of Judgement

Ya Rabbi lakal hamdu kamaa yanbaghii lijalaali wajhika wa 'azeemi sultanik

O my Lord, all praises be to You as it should be due to Your Might and the Greatness of Your Power.
Artinya: “Ya Rabbi, bagiMu segala puji sebagaimana sepatutnya (seyogyanya), bagi kemuliaan wajahMu dan keagungan kekuasaanMu”

Lantas Allah SWT pun memberikan keputusan-Nya: " Tulislah sebagaimana yang diucapkan oleh hambaKu itu hingga kelak ia berjumpa denganKu dan Aku sendiri yang akan memberikan ganjaran kepadanya."
(HR.IMAM AHMAD & Ibn Majah) Sahih

MINIT 10.04


ENGLISH
Hadith No: 3801
Narrated/Authority of Abdullah bin Umar
the Messenger of Allah (saw) told them: "One of the slaves of Allah said: 'Ya Rabb! Lakal-hamdu kama yanbagi li-jalali Wajhika wa li 'azima sultanika
(O Lord, to You is praise as befits the Glory of Your Face and the greatness of Your Might.)'

The angels were uncertain and did not know how to write this down, so they ascended to heaven and said: 'O our Lord, Your slave has said a word that we do not know how to write down.'

Allah said - and He knows best what His slave said - 'What did My slave say?' They said: 'O Lord, he said "Ya Rabb! Lakal-hamdu kama yanbagi li-jalali Wajhika wa li'azima sultanika (O Lord, to You is praise as befits the Glory of Your Face and the greatness of your Might).'"

Allah said to them: 'Write it down as My slave said it, until he meets Me and I shall reward him for it.'"

” What should we do,
we can count all drops of Oceans , all the stars , but rewarding him for this praise we can not.”

Then Allah said:’ Write down what he said and I will reward him
on the Day of Judgement.”

P/S: Lagi banyak kita bersyukur, lagi banyak nikmat & rezeki & pahala Allah bagi
 
Last edited:

Amalan Yang Lebih Besar Dari Jihad??? | Ustadz Abdul Somad​




1. Sabar dalam melaksanakan perintah Allah
2. Sabar ketika disakiti oleh manusia
3. Sabar atas musibah yang menimpa
4. Sabar dalam kefakiran dan kemiskinan

1/ Pahala sabar tiada batasan
“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas.” (QS Az-zumar 39:10)

2/ Mendapat cinta Allah

3/ Ada Satu Amalan Untuk Masuk Syurga Tanpa Hisab - Ustaz Dr Jazmi Md Isa
Kelebihan orang yg sabar + Sentiasa tawakkal hnya kpd Allah
--------------------------------
orang yg sabar bila diberi bala dan musibah tidak ditimbang
1/ masuk syurga tanpa hisab
2/ dapat pilih bidadari (bonus)

Rasul kita tercinta pernah menyampaikan: “Siapa yang menahan marah, padahal ia dapat memuaskannya (melampiaskannya), maka kelak pada hari kiamat, Allah akan memanggilnya di depan sekalian makhluk. Kemudian, disuruhnya memilih bidadari sekehendaknya.” (HR. Abu Dawud – At-Tirmidzi).
 
Ada dua amalan yang membuat seseorang
mudah masuk surga,
yaitu takwa dan akhlak yang mulia.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya mengenai
perkara yang banyak memasukkan seseorang ke dalam surga,
beliau menjawab, ‘Takwa kepada Allah dan berakhlak yang
baik.’


Takwa = melaksanakan perintah Allah dan menjauhi maksiat.
 
PELUANG DAPAT PAHALA MATI SYAHID WALAU TIDAK SAKIT, TIDAK BERPERANG.

AMALKAN SETIAP HARI SEBELUM TIDUR.
•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

Berdoalah:
"Sesiapa yang meminta Allah dengan tulus kerana untuk syahid [Allahumma inni as'aluk ash-shahadah], Allah akan menyebabkan dia mencapai status para
syuhada walaupun dia mati di atas katilnya.

“Whoever asks Allah sincerely for martyrdom
[Allahumma inni as’aluk ash-shahadah], Allah will cause him to reach the status of the martyrs even if he dies in his bed.” [‘Sahih al-Bukhari’ #1909]
----------------------------------------------------------------------
Siapa yang dengan jujur meminta kepada Allah untuk mati syahid, maka Allah akan mengangkat derajatnya seperti derajat orang yang mati syahid, meskipun nantinya dia akan mati di ranjang. (HR. Muslim 5039, dan Ibnu Majah 2797).

Dalam hadis ini terdapat anjuran untuk berdoa meminta mati syahid.
Dan anjuran memiliki niat yang baik. (Syarh Shahih Muslim, an-Nawawi, 13/55).

MATI SEBELUM KIAMAT
Orang yg mati biasa @ khusnul khotimah = duduk kat alam barzakh
Orang yg mati syahid = terus duduk dalam perut burung warna hijau dan terbang di dalam syurga kemana orang mati syahid mahu pergi. Dapat lihat bidadari tapi belum boleh sentuh lagi.

Maka BERDOALAH SEBELUM TIDUR SETIAP HARI,
Allahumma inni as'aluk ash-shahadah


MINIT 2.42
= Orang mati syahid lepas mati, terus duduk dalam perut burung warna hijau dan bebas terbang di dalam syurga kemana shj orang mati syahid mahu pergi. Mereka telahpun ronda dan telahpun melihat syurga.
 
Last edited:
Mati Syahid | Ustaz Wadi Anuar |
MINIT 3.26 = PELUANG MATI SYAHID (Ya Allah, kurniakan kepadaku/kami mati syahid)
 
Last edited:
The Messenger of Allah (ﷺ) said: “Whoever asks Allah sincerely for martyrdom…[i.e. to say]

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الشهادۃ

Allahumma inni as’aluk ash-shahadah

(O Allah I ask you for Martyrdom)
Ya Allah, aku memohon kepadaMu untuk mati syahid

..Allah will cause him to reach the status of the martyrs even if he dies in his bed.”

[Sahih Muslim 1908 & 1909, Abu Dawood 1520, Ibn Majah 2797]
 
Last edited:
KELEBIHAN MEMAAFKAN ORANG LAIN
••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

1/ SABAR DAN MEMAAFKAN MENDAPAT PAHALA TANPA BATAS DAN CEPAT MASUK SYURGA
"Jika hari kiamat tiba, terdengarlah suara panggilan, "Manakah orang-orang yang suka mengampuni dosa sesama manusianya?" Datanglah kamu kepada Tuhan-mu dan terimalah pahala-pahalamu. Dan menjadi hak setiap muslim jika ia memaafkan kesalahan orang lain untuk masuk surga." (HR Adh-Dhahak dari ibnu Abbas Ra)

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala tanpa batas.” (QS Az-zumar 39:10)

2/ DICINTAI ALLAH

3/ DITINGGIKAN DERAJATNYA OLEH ALLAH

4/ MENDAPAT REDHA ALLAH

5/ MEMPERKUAT HUBUNGAN SILLAHTURRAHIM

6/ MENDAPAT KEAMPUNAN ALLAH

antara lain di dalam ayat:

“Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka [tidak] akan memberi [bantuan] kepada kaum kerabat [nya], orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka mema’afkan dan berlapang dada.

Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S. An Nuur [24]: 22).


7/ MENAMBAH KEMULIAANNYA DI HADAPAN ALLAH
“Tidaklah sedekah itu akan mengurangi harta. Tidak pula ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya.

Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (H.R. Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu).


8/ TANDA TAKWA/ TERMASUK GOLONGAN BERTAKWA
“(Orang-orang yang bertakwa adalah) mereka yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan

amarahnya serta (mudah) memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”. (Q.S. Ali Imran [3]: 134).

PERHATIKAN TAWARANNYA,
MAU MEMPERTAHANKAN MARAH DALAM JIWA,
ATAU MENDAPAT SYURGA SELUAS LANGIT DAN BUMI
(bumi ke pluto saja dah ~5 billion kilometer!)


Maka,
“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan meraih surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang bertakwa, (133) (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan
(kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan, (134)”


PERINGATAN:
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah bersabda:
"Barangsiapa yang didatangi saudaranya yang hendak meminta maaf, hendaklah memaafkannya, apakah ia berada dipihak yang benar ataukah yang salah, apabila tidak melakukan hal tersebut (memaafkan), niscaya tidak akan mendatangi telagaku (di akhirat) (HR Al-Hakim)
 
ZIKIR INI LEBIH BANYAK FADHILATNYA DARIPADA ZIKIR SIANG & MALAM (PART 1)

Boleh zikir bila2 masa..
Tapi dicadangkan lepas solat subuh (lebih berkat)

ENGLISH VERSION
It was narrated that Abu Umamah (may Allah be pleased with him) said: The Prophet (peace and blessings of Allah be upon him) saw me moving my lips and he said to me: “What are you saying, O Abu Umamah?” I said: I am remembering Allah, O Messenger of Allah. He said: “Shall I not tell you of something better or greater than your dhikr of night and day or of day and night?

You should say: Subhan Allah ‘adad ma khalaqa, subhan Allah mil’a ma khalaqa,
subhan Allah ‘adad ma fi’l-ard wa’l-sama, subhan Allah mil’a ma fi’l-samai wa’l-ard, subhan Allah mil’a ma khalaqa, subhan Allah ‘adad ma ahsa kitabuhu,
subhan Allah mil’a kulli shay’in (Glory be to Allah the number of what He has created, glory be to Allah filling what He has created, glory be to Allah the number of what is in earth and heaven, glory be to Allah filling what is in heaven and earth, glory be to Allah filling what He has created, glory be to Allah the number of what is written in His book, glory be to Allah filling all things); and say Al-hamdu Lillah likewise.”


Alhamdulillahi ‘adada ma khalaq the amount of what He created,
Wal-hamdulillahi mil’a ma khalaq. the quantity that fills what He created
Wal-hamdulillahi ‘adada ma fi’l-ardi was sama’, the amount of what is in the earth and the heavens
Wal-hamdulillahi mil’a ma fi’l-ardi was sama’, the quantity of what fills the earth and the heavens
Wal-hamdulillahi ‘adada ma ahsa kitaabuh amount of what is enumerated in His Book
Wal-hamdulillahi mil’a ma ahsa kitabuh. what fills in His Book
Wal-hamdulillahi adada kulli shay’ie the amount of everything
Wal-hamdulillahi mil’a kulli shay’ie that which fills everything


Then Subhan Allah the same

Subhan Allahi ‘adada ma khalaq. the amount of what He created,
Subhan Allahi mil’a ma khalaq. the quantity that fills what He created
Subhan Allahi ‘adada ma fi’l-ardi was sama’, amount of what is in the earth & heavens
Subhan Allahi mil’a ma fi’l-ardi was sama’, quantity of what fills the earth & heavens
Subhan Allahi ‘adada ma ahsa kitaabuh. amount of what is enumerated in His Book
Subhan Allahi mil’a ma ahsa kitabuh. what fills in His Book
Subhan Allahi adada kulli shay’ie the amount of everything
Subhan Allahi mil’a kulli shay’ie that which fills everything


Collected by Nisa’ee in ‘Amal al-Yuam wa Layla’, Ibn Hibban in ‘Saheeh’ & Albaani in ‘Silsilah Saheehah’ No. 2578 and held it to be Hasan


SUMBER:

EASE #10 | Few words are greater than remembering Allah DAY & NIGHT | Ustadh Mohamad Baajour
MINIT 1.25





Is this hadeeth (narration) saheeh (authentic) or fabricated?
This hadeeth is narrated by Abu Umamah al-Bahili: Suday ibn ‘Ajlan, and attributed to the Prophet (peace and blessings of Allah be upon him), and there are a number of chains of transmission from him.

Then he listed the chains of transmission and said concerning al-Hakim’s narration of some of its isnads: al-Hakim said: It is saheeh according to the
conditions of the two shaykhs (al-Bukhari and Muslim
), and al-Dhahabi agreed with him, and it is as they said.

See: al-Silsilah al-Saheehah, no. 2578. He also stated that the hadeeth is saheeh in Saheeh al-Targheeb wa’l-Tarheeb, no. 1575

The hadeeth was classed as hasan (sound) by al-Hafiz Ibn Hajar in Nataij al-Afkar, 1/84. al-Haytham said in al-Majma’ 10/110: It was narrated by Ahmad and its men are the men of saheeh. It was classed as saheeh by the editors of Musnad Ahmad in the edition published by Muasasat al-Risalah, 36/459-460, where they discussed its isnads in detail.
 
Last edited:
ZIKIR INI LEBIH BANYAK FADHILATNYA DARIPADA ZIKIR SIANG & MALAM (PART 2)
BACA NI JUGA (maksudnya sama @ lebih kurang)

Ustaz Jafri Abu Bakar - Fadhilat Alhamdulillah
MINIT 1.10 = Wahai Abu Umamah, mau tak aku tunjuk satu zikir yg zikir ni lebih banyak fadhilatnya drp keseluruhan zikirmu pada Allah siang malam?



Alhamdulillahi ‘adada ma khalaq. the amount of what He created,
Wal-hamdulillahi mil’a ma khalaq. the quantity that fills what He created
Walhamdulillahi ‘Adada Maa Fis-samaa-waati Wa Maa Fil-Ardhi the amount of what is in the earth and the heavens
Wal-hamdulillahi mil’a ma fi’l-ardi was-sama’, the quantity of what fills the earth and the heavens
Wal-hamdulillahi ‘adada ma ahsa kitaabuh. the amount of what is enumerated in His Book
Wal-hamdulillahi mil’a ma ahsa kitabuh. what fills in His Book
Wal-hamdulillahi adada kulli shay’ie the amount of everything
Wal-hamdulillahi mil’a kulli shay’ie that which fills everything

Subhan Allahi ‘adada ma khalaq. the amount of what He created,
Subhan Allahi mil’a ma khalaq. the quantity that fills what He created
Subhan Allahi ‘Adada Maa Fis-samaa-waati Wa Maa Fil-Ardhi the amount of what is in the earth and the heavens
Subhan Allahi mil’a ma fi’l-ardi was-sama’, the quantity of what fills the earth and the heavens
Subhan Allahi ‘adada ma ahsa kitaabuh. the amount of what is enumerated in His Book
Subhan Allahi mil’a ma ahsa kitabuh. what fills in His Book
Subhan Allahi adada kulli shay’ie the amount of everything
Subhan Allahi mil’a kulli shay’ie that which fills everything

p/s:
maksud maa fis samaa waati wa maa fil ardi
= whatever is in the heavens and whatever is in the earth

saheeh according to the conditions of the two shaykhs (al-Bukhari and Muslim)
 
Last edited:
Zikir-Zikir Berganda Pahalanya (Pahala Besar Sangat)
MINIT 0.00




Sa'd bin Abu Waqqas (May Allah be pleased with him) reported:
The Messenger of Allah and I went to see a woman. She had date- stones or pebbles in front of her, and she was counting and reciting Tasbih. ['Subhan-Allah' (Allah is free from imperfection)]. He said, "Shall I not inform you of what is easier or better than this for you?" You should say: 'Subhan-Allahi 'adada ma khalaqa fis-sama', wa subhan-Allahi 'adada ma khalaqa fil-ardi, wa subhan-Allahi 'adada ma baina dhalika, wa subhan-Allahi 'adada ma Huwa Khaliqun, wallahu Akbaru mithla dhalika, wal-hamdu lillahi mithla dhalika, wa la ilaha illallahu mithla dhalika, wa la hawla wa la quwwata illa billahi mithla dhalika (Subhan-Allah, equal to the number of what He created in the heaven; and Subhan-Allah, equal to the number of His creatures in the earth; and Subhan-Allah, equal to the number in between them; and Subhan-Allah equal to the number of those He will create).'

Then say: 'Allahu Akbar' (Allah is Greatest) in the same way. Then say: 'Al-hamdu lillah' (praise be to Allah) in the same way. Then say: 'La ilaha illallah' (there is no true god except Allah) in the same way. Then say: 'La hawla wa la quwwata illa billah' (there is no change of a condition nor power except by Allah) in the same manner."

[At-Tirmidhi].


SubhanAllah 'adada ma khalaqa fis-sama',
wa subhanAllah 'adada ma khalaqa fil-ard,
wa subhanAllah 'adada ma khalaqa baina zalik,
wa subhanAllah 'adada ma Huwa khalik,

WallahuAkbar 'adada ma khalaqa fis-sama',
WallahuAkbar 'adada ma khalaqa fil-ard,
WallahuAkbar 'adada ma khalaqa baina zalik,
WallahuAkbar 'adada ma Huwa khalik,

Walhamdulillah 'adada ma khalaqa fis-sama',
Walhamdulillah 'adada ma khalaqa fil-ard,
Walhamdulillah 'adada ma khalaqa baina zalik,
Walhamdulillah 'adada ma Huwa khalik,

La ilaha illallah 'adada ma khalaqa fis-sama',
La ilaha illallah 'adada ma khalaqa fil-ard,
La ilaha illallah 'adada ma khalaqa baina zalik,
La ilaha illallah 'adada ma Huwa khalik,

La hawla wa la quwwata illa billah 'adada ma khalaqa fis-sama',
La hawla wa la quwwata illa billah 'adada ma khalaqa fil-ard,
La hawla wa la quwwata illa billah 'adada ma khalaqa baina zalik,
La hawla wa la quwwata illa billah 'adada ma Huwa khalik,



[At-Tirmidhi, see Riyad us Saliheen Book 16, Hadith 1442 ].


MEANING:
(Subhan-Allah, equal to the number of what He created in the heaven (langit);
and Subhan-Allah, equal to the number of His creatures in the earth;
and Subhan-Allah, equal to the number in between them;
and Subhan-Allah equal to the number of those He will create).'

others are the same.

Grade: Hasan (Darussalam)
Reference : Jami` at-Tirmidhi 3568
In-book reference : Book 48, Hadith 199
English translation : Vol. 6, Book 46, Hadith 3568


This Hadith is classified as reliable by Imams: Tirmidhi, Ibn Hibban, Hakim & Dhahabi (rahimahumullah).

(Sunan Tirmidhi, Hadith: 3568, Sahih Ibn Hibban; Al Ihsan, Hadith: 837 & Mustadrak Hakim, vol.1 pg.547-548


Sumber:
 
Last edited:
Back
Top
Log in Register