BTC USD 84,441.4 Gold USD 4,285.46
Time now: Jun 1, 12:00 AM

All About BUGIS

akmal_tawau

CG Top Poster Club
gem
Messages
20,179
Paid Membership
Joined
May 7, 2009
Messages
20,179
Reaction score
238
Points
123
Salam semua warga CG dan pembaca. Saya membuka thread ni bukan untuk menyemarakkan rasa perkauman/bangsa. Niat utama saya hanyalah untuk kongsi dan meneruskan kelangsungan Bangsa Bugis yang semakin hari semakin tipis budayanya. Sebagai anak bugis menjadi tanggungjawab saya memastikan bangsa bugis tidak hanya akan di simpan dalam lipatan sejarah. Kepada semua diharap dapat joint sekali memeriahkan thread ini. Semoga memberi secebis kebaikan untuk semua.(maaf bahan yang saya jumpa dlm bhs melayu indonesia…hehe)

Bugis Merupakan penduduk asli Sulawesi Selatan. Di samping suku asli, orang-orang Melayu dan Minangkabau yang merantau dari Sumatera ke Sulawesi sejak abad ke-15 sebagai tenaga administrasi dan pedagang di kerajaan Gowa , juga dikategorikan sebagai orang Bugis. [2] Berdasarkan sensus penduduk tahun 2000, populasi orang Bugis sebanyak 6 juta jiwa. Di samping suku asli, orang-orang Melayu dan Minangkabau yang merantau dari Sumatera ke Sabah sejak abad ke-15 Sebagai tenaga pentadbiran dan peniaga di kerajaan Gowa, juga dikategorikan Sebagai orang Bugis. [2] Mengikut bancian penduduk tahun 2000, populasi orang Bugis sebanyak 6 juta orang. Kini suku Bugis menyebar pula di propinsi Sulawesi Tenggara , Sulawesi Tengah , Papua , Kalimantan Timur , Kalimantan Selatan , bahkan hingga manca negara. Kini suku Bugis Menyebar pula di propinsi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Papua, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, bahkan hingga manca negara. Bugis merupakan salah satu suku yang taat dalam mengamalkan ajaran Islam . Bugis Merupakan salah satu puak yang taat dalam mengamalkan ajaran Islam.

Sejarah

Awal Mula

Bugis adalah suku yang tergolong ke dalam suku-suku Deutero Melayu . Bugis adalah suku yang tergolong ke dalam puak-puak Deutero Melayu. Masuk ke Nusantara setelah gelombang migrasi pertama dari daratan Asia tepatnya Yunan. Masuk ke Nusantara selepas Gelombang penghijrahan pertama dari Tanah Besar Asia tepatnya Yunan.
Kata "Bugis" berasal dari kata To Ugi , yang berarti orang Bugis. Kata "Bugis" berasal dari kata To Ugi, yang berarti orang Bugis. Penamaan "ugi" merujuk pada raja pertama kerajaan Cina yang terdapat di Pammana, Kabupaten Wajo saat ini, yaitu La Sattumpugi. Penamaan "ugi" merujuk pada raja pertama kerajaan China yang Terdapat di Pammana, Wajo saat ini, iaitu La Sattumpugi. Ketika rakyat La Sattumpugi menamakan dirinya, maka mereka merujuk pada raja mereka. Ketika rakyat La Sattumpugi menamakan dirinya, maka mereka merujuk pada raja mereka. Mereka menjuluki dirinya sebagai To Ugi atau orang-orang atau pengikut dari La Sattumpugi. Mereka menjuluki dirinya Sebagai Untuk Sabah atau orang-orang atau Pengikut daripada La Sattumpugi. La Sattumpugi adalah ayah dari We Cudai dan bersaudara dengan Batara Lattu, ayahanda dari Sawerigading. La Sattumpugi adalah ayah dari Kami kebudayaan dan Bentara Lattu, Ayahanda dari Sawerigading. Sawerigading sendiri adalah suami dari We Cudai dan melahirkan beberapa anak termasuk La Galigo yang membuat karya sastra terbesar di dunia dengan jumlah kurang lebih 9000 halaman folio. Sawerigading sendiri adalah suami dari Kami Cudai dan melahirkan Beberapa anak termasuk La Galigo yang membuat karya sastra terbesar di dunia dengan jumlah kurang lebih 9.000 halaman folio. Sawerigading Opunna Ware (Yang dipertuan di Ware) adalah kisah yang tertuang dalam karya sastra I La Galigo dalam tradisi masyarakat Bugis. Sawerigading Opunna Ware (Yang dipertuan di Ware) adalah kisah yang tertuang dalam karya sastra I La Galigo dalam tradisi masyarakat Bugis. Kisah Sawerigading juga dikenal dalam tradisi masyarakat Luwuk , Kaili, Gorontalo dan beberapa tradisi lain di Sulawesi seperti Buton . Kisah Sawerigading juga dikenal dalam tradisi masyarakat Luwuk, Kaili, Gorontalo dan Beberapa tradisi lain di Sulawesi seperti Buton.

Perkembangan

Dalam perkembangannya, komunitas ini berkembang dan membentuk beberapa kerajaan. Dalam Perkembangannya, komuniti ini Berkembang dan Membentuk Beberapa kerajaan. Masyarakat ini kemudian mengembangkan kebudayaan , bahasa , aksara , dan pemerintahan mereka sendiri. Kemudian masyarakat ini mengembangkan kebudayaan, bahasa, aksara, dan kerajaan mereka sendiri. Beberapa kerajaan Bugis klasik antara lain Luwu, Bone , Wajo , Soppeng, Suppa, Sawitto, Sidenreng dan Rappang. Beberapa kerajaan Bugis klasik antara lain Luwu, Bone, Wajo, Soppeng, Suppa, Sawitto, dan Sidenreng Rappang. Meski tersebar dan membentuk suku Bugis, tapi proses pernikahan menyebabkan adanya pertalian darah dengan Makassar dan Mandar . Meski tersebar dan Membentuk suku Bugis, tapi muat perkahwinan menyebabkan adanya pertalian darah dengan Makassar dan Mandar.
Saat ini orang Bugis tersebar dalam beberapa Kabupaten yaitu Luwu , Bone , Wajo , Soppeng , Sidrap , Pinrang , Sinjai , Barru . Saat ini orang Bugis tersebar dalam beberapa Kabupaten yaitu Luwu, Bone, Wajo, Soppeng, Sidrap, Pinrang, Sinjai, Barru. Daerah peralihan antara Bugis dengan Makassar adalah Bulukumba , Sinjai , Maros , Pangkajene Kepulauan. State Peralihan antara Bugis dengan Makassar adalah Bulukumba, Sinjai, Maros, Pangkajene Kepulauan. Daerah peralihan Bugis dengan Mandar adalah Kabupaten Polmas dan Pinrang . Peralihan Daerah Bugis dengan Mandar adalah Kabupaten Polmas dan diperkenalkan. Kerajaan Luwu adalah kerajaan yang dianggap tertua bersama kerajaan Cina (yang kelak menjadi Pammana), Mario (kelak menjadi bagian Soppeng) dan Siang (daerah di Pangkajene Kepulauan) Kerajaan Luwuk adalah kerajaan tertua yang Dianggap bersama kerajaan China (yang kelak menjadi Pammana), Mario (kelak menjadi bahagian Soppeng) dan Siang (daerah di Pangkajene Kepulauan)

Masa Kerajaan

Kerajaan Bone

Di daerah Bone terjadi kekacauan selama tujuh generasi, yang kemudian muncul seorang To Manurung yang dikenal Manurungnge ri Matajang. Di daerah Bone terjadi kekacauan selama tujuh generasi, yang Kemudian Muncul seorang Manurung yang dikenali Untuk Manurungnge ri Matajang. Tujuh raja-raja kecil melantik Manurungnge ri Matajang sebagai raja mereka dengan nama Arumpone dan mereka menjadi dewan legislatif yang dikenal dengan istilah ade pitue . Tujuh raja-raja kecil melantik Manurungnge ri Matajang Sebagai raja mereka dengan nama Arumpone dan mereka menjadi dewan Perundangan yang dikenali dengan istilah ade pitue.

Kerajaan Makassar

Di abad ke-12, 13, dan 14 berdiri kerajaan Gowa, Soppeng, Bone, dan Wajo, yang diawali dengan krisis sosial, dimana orang saling memangsa laksana ikan. Di abad ke-12, 13, dan 14 berdiri kerajaan Gowa, Soppeng, Bone, dan Wajo, yang diawali dengan krisis sosial, dimana orang saling memangsa laksana ikan. Kerajaan Makassar kemudian terpecah menjadi Gowa dan Tallo. Kerajaan Makassar Kemudian berpecah menjadi Gowa dan Tallo. Tapi dalam perkembangannya kerajaan kembar ini kembali menyatu menjadi kerajaan Makassar. Tapi dalam Perkembangannya kerajaan berkembar ini kembali menyatu menjadi kerajaan Makassar.

Kerajaan Soppeng

Di saat terjadi kekacauan, di Soppeng muncul dua orang To Manurung. Di saat terjadi kekacauan, di Soppeng Muncul dua orang Untuk Manurung. Pertama, seorang wanita yang dikenal dengan nama Manurungnge ri Goarie yang kemudian memerintah Soppeng ri Aja. Pertama, seorang wanita yang dikenali dengan nama Manurungnge Kemudian ri Goarie yang memerintah Soppeng ri Aja. dan kedua, seorang laki-laki yang bernama La Temmamala Manurungnge ri Sekkanyili yang memerintah di Soppeng ri Lau. dan kedua, seorang laki-laki yang bernama La Temmamala Manurungnge ri Sekkanyili yang memerintah di Soppeng ri Lau. Akhirnya dua kerajaan kembar ini menjadi Kerajaaan Soppeng. Akhirnya dua kerajaan berkembar ini menjadi Kerajaaan Soppeng.

Kerajaan Wajo

Sementara kerajaan Wajo berasal dari komune-komune dari berbagai arah yang berkumpul di sekitar danau Lampulungeng yang dipimpin seorang yang memiliki kemampuan supranatural yang disebut puangnge ri lampulung . Sementara kerajaan Wajo berasal dari komune-komune dari pelbagai arah yang berkumpul di sekitar tasik Lampulungeng yang dipimpin seorang yang mempunyai kemampuan supranatural yang Disebut puangnge ri lampulung. Sepeninggal beliau, komune tersebut berpindah ke Boli yang dipimpin oleh seseorang yang juga memiliki kemampuan supranatural. Sepeninggal beliau, komune tersebut berpindah ke Boli yang dipimpin oleh seseorang yang juga memiliki kemampuan supranatural. Datangnya Lapaukke seorang pangeran dari kerajaan Cina (Pammana) beberapa lama setelahnya, kemudian membangun kerajaan Cinnotabi. Lapaukke datangnya seorang pangeran dari kerajaan China (Pammana) Beberapa lama setelahnya, kemudian membangun kerajaan Cinnotabi. Selama lima generasi, kerajaan ini bubar dan terbentuk Kerajaan Wajo. Selama lima keturunan, kerajaan ini bubar dan terbentuk
Kerajaan Wajo.
 
Last edited:
Konflik antar Kerajaan

Pada abad ke-15 ketika kerajaan Gowa dan Bone mulai menguat, dan Soppeng serta Wajo mulai muncul, maka terjadi konflik perbatasan dalam menguasai dominasi politik dan ekonomi antar kerajaan. Pada abad ke-15 Ketika kerajaan Gowa dan Bone mulai menguat, dan Soppeng dan Wajo mulai Muncul, maka berlaku konflik sempadan dalam menguasai Dominasi politik dan ekonomi antar kerajaan. Kerajaan Bone memperluas wilayahnya sehingga bertemu dengan wilayah Gowa di Bulukumba. Memperluas kerajaan Bone Sehingga wilayahnya Bertemu dengan wilayah Gowa di Bulukumba. Sementara, di utara, Bone bertemu Luwu di Sungai Walennae. Sementara, di utara, Bone Bertemu di Sungai Walennae Luwu. Sedang Wajo, perlahan juga melakukan perluasan wilayah. Sedang Wajo, perlahan juga Melakukan Perluasan wilayah. Sementara Soppeng memperluas ke arah barat sampai di Barru. Memperluas Soppeng sementara ke arah barat sampai di Barru.

Perang antara Luwu dan Bone dimenangkan oleh Bone dan merampas payung kerajaan Luwu kemudian mempersaudarakan kerajaan mereka. Perang antara Luwu dan Bone dimenangi oleh Bone dan merampas payung kerajaan Luwuk Kemudian mempersaudarakan kerajaan mereka. Sungai Walennae adalah jalur ekonomi dari Danau Tempe dan Danau Sidenreng menuju Teluk Bone. Walennae Sungai merupakan pusat ekonomi dari Tasik Tempe dan Tasik Sidenreng menuju Teluk Bone. Untuk mempertahankan posisinya, Luwu membangun aliansi dengan Wajo, dengan menyerang beberapa daerah Bone dan Sidenreng. Untuk Mempertahankan kedudukannya, Luwu membina perikatan dengan Wajo, dengan menyerang Beberapa daerah Bone dan Sidenreng. Berikutnya wilayah Luwu semakin tergeser ke utara dan dikuasai Wajo melalui penaklukan ataupun penggabungan. Kemudian wilayah Luwu semakin tergeser ke utara dan dikuasai Wajo melalui penaklukan ataupun penggabungan. Wajo kemudian bergesek dengan Bone. Wajo Kemudian bergesek dengan Bone. Invasi Gowa kemudian merebut beberapa daerah Bone serta menaklukkan Wajo dan Soppeng. Kemudian Gowa merebut pencerobohan Beberapa daerah Bone serta menakluk Wajo dan Soppeng. Untuk menghadapi hegemoni Gowa, Kerajaan Bone, Wajo dan Soppeng membuat aliansi yang disebut "tellumpoccoe". Untuk Menghadapi hegemoni Gowa, Kerajaan Bone, Wajo dan Soppeng membuat perikatan yang Disebut "tellumpoccoe".

Penyebaran Islam

Pada awal abad ke-17, datang penyiar agama Islam dari Minangkabau atas perintah Sultan Iskandar Muda dari Aceh . Pada awal abad ke-17, datang penyiar agama Islam dari Minangkabau atas arahan Sultan Iskandar Muda dari Aceh. Mereka adalah Abdul Makmur (Datuk ri Bandang) yang mengislamkan Gowa dan Tallo, Suleiman (Datuk Patimang) menyebarkan Islam di Luwu, dan Nurdin Ariyani (Datuk ri Tiro) yang menyiarkan Islam di Bulukumba. [3] Mereka adalah Abdul Makmur (Datuk ri bandang) yang mengislamkan Gowa dan Tallo, Suleiman (Datuk Patimang) menyebarkan Islam di Luwu, dan Nurdin Ariyani (Datuk ri Tiro) yang menyiarkan Islam di Bulukumba. [3]

kolonialisme Belanda

Pertengahan abad ke-17, terjadi persaingan yang tajam antara Gowa dengan VOC hingga terjadi beberapa kali pertempuran. Pertengahan abad ke-17, berlaku persaingan yang tajam antara Gowa dengan VOC hingga beberapa kali terjadi Pertempuran. Sementara Arumpone ditahan di Gowa dan mengakibatkan terjadinya perlawanan yang dipimpin La Tenri Tatta Daeng Serang Arung Palakka. Arung Palakka didukung oleh Turatea, kerajaaan kecil Makassar yang tidak sudi berada dibawah Gowa. Arumpone ditahan sementara di Gowa dan mengakibatkan berlaku segi antarabangsa yang diketuai La Tenri Tatta Daeng Serang Arung Amali. Arung Amali disokong oleh Turatea, empayar kecil Makassar yang tidak Sudi berada dibawah Gowa. Sementara Sultan Hasanuddin didukung oleh menantunya La Tenri Lai Tosengngeng Arung Matowa Wajo, Maradia Mandar, dan Datu Luwu. Sementara Sultan Hasanuddin disokong oleh menantunya La Tenri Lai Tosengngeng Arung Matowa Wajo, Maradia Mandar, dan Datu Luwu. Perang yang dahsyat mengakibatkan benteng Somba Opu luluh lantak. Perang yang dahsyat mengakibatkan Benteng Somba Opu Luluh lantak. Kekalahan ini mengakibatkan ditandatanganinya Perjanjian Bongaya yang merugikan kerajaan Gowa. Kekalahan ini mengakibatkan pemeteraian Perjanjian Bongaya yang merugikan kerajaan Gowa.
Pernikahan Lapatau dengan putri Datu Luwu, Datu Soppeng, dan Somba Gowa adalah sebuah proses rekonsiliasi atas konflik di jazirah Sulawesi Selatan. Lapatau pernikahan dengan putri Datu Luwu, Datu Soppeng, dan Somba Gowa adalah sebuah muat Rekonsiliasi atas konflik di Semenanjung Sulawesi Selatan. Setelah itu tidak adalagi perang yang besar sampai kemudian di tahun 1905-6 setelah perlawanan Sultan Husain Karaeng Lembang Parang dan La Pawawoi Karaeng Segeri Arumpone dipadamkan, maka masyarakat Bugis-Makassar baru bisa betul-betul ditaklukkan Belanda. Selepas itu tidak adalagi perang yang besar hingga Kemudian pada tahun 1905-6 selepas segi antarabangsa Sultan Husain Karaeng Lembang Parang dan La Pawawoi Karaeng Segeri Arumpone dipadamkan, maka masyarakat Bugis-Makassar baru bisa betul-betul ditakluk Belanda. Kosongnya kepemimpinan lokal mengakibatkan Belanda menerbitkan Korte Veklaring , yaitu perjanjian pendek tentang pengangkatan raja sebagai pemulihan kondisi kerajaan yang sempat lowong setelah penaklukan. Kosongnya Kepimpinan tempatan mengakibatkan Belanda menerbitkan Korte Veklaring, iaitu perjanjian pendek tentang pengangkatan raja Sebagai pemulihan kondisi kerajaan yang sempat lowong selepas pembukaan. Kerajaan tidak lagi berdaulat, tapi hanya sekedar perpanjangan tangan kekuasaaan pemerintah kolonial Hindia Belanda , sampai kemudian muncul Jepang menggeser Belanda hingga berdirinya NKRI. Kerajaan tidak lagi berdaulat, tapi hanya sekedar perpanjangan tangan kekuasaaan kerajaan kolonial Hindia Belanda, sampai Kemudian Muncul Jepun Belanda hingga menggeser Berdirinya NKRI.

Masa Kemerdekaan

Para raja-raja di Nusantara bersepakat membubarkan kerajaan mereka dan melebur dalam wadah NKRI. Para raja-raja di Nusantara bersepakat membubarkan kerajaan mereka dan melebur dalam wadah NKRI. Pada tahun 1950-1960an, Indonesia khususnya Sulawesi Selatan disibukkan dengan pemberontakan. Pada tahun 1950-1960an, Indonesia khususnya Sulawesi Selatan disibukkan dengan Pemberontakan. Pemberontakan ini mengakibatkan banyak orang Bugis meninggalkan kampung halamannya. Pemberontakan ini mengakibatkan banyak orang Bugis Meninggalkan kampung halamannya. Pada zaman Orde Baru , budaya periferi seperti budaya di Sulawesi benar-benar dipinggirkan sehingga semakin terkikis. Pada zaman Orde Baru, budaya periferi seperti budaya di Sabah benar-benar dipinggirkan Sehingga semakin terkikis. Sekarang generasi muda Bugis-Makassar adalah generasi yang lebih banyak mengkonsumsi budaya material sebagai akibat modernisasi, kehilangan jati diri akibat pendidikan pola Orde Baru yang meminggirkan budaya mereka. Sekarang generasi muda Bugis-Makassar adalah generasi yang lebih banyak materi budaya Mengkonsumsi Sebagai akibat Permodenan, kehilangan jati diri akibat pendidikan pola Order Baru yang meminggirkan budaya mereka. Seiring dengan arus reformasi, munculah wacana pemekaran. Seiring dengan arus reformasi, munculah Wacana pemekaran. Daerah Mandar membentuk propinsi baru yaitu Sulawesi Barat . Membentuk Mandar daerah propinsi baru iaitu Sabah Barat. Kabupaten Luwu terpecah tiga daerah tingkat dua. Kabupaten Luwu berpecah tiga daerah tingkat dua. Sementara banyak kecamatan dan desa/kelurahan juga dimekarkan. Sementara banyak kecamatan dan desa / kelurahan juga dimekarkan. Namun sayangnya tanah tidak bertambah luas, malah semakin sempit akibat bertambahnya populasi dan transmigrasi. Namun sayangnya tanah tidak bertambah luas, malah semakin sempit akibat pertambahan penduduk dan transmigrasi.

Mata Pencaharian

Karena masyarakat Bugis tersebar di dataran rendah yang subur dan pesisir, maka kebanyakan dari masyarakat Bugis hidup sebagai petani dan nelayan. Kerana masyarakat Bugis tersebar di dataran rendah yang subur dan Pesisir, maka kebanyakan daripada masyarakat Bugis hidup Sebagai petani dan nelayan. Mata pencaharian lain yang diminati orang Bugis adalah pedagang. Mata pencaharian lain yang diminati orang Bugis adalah peniaga. Selain itu masyarakat Bugis juga mengisi birokrasi pemerintahan dan menekuni bidang pendidikan. Selain itu masyarakat Bugis juga Mengisi birokrasi kerajaan dan menekuni bidang pendidikan.
Bugis Perantauan
Kepiawaian suku Bugis-Makasar dalam mengarungi samudra cukup dikenal luas, dan wilayah perantauan mereka pun hingga Malaysia , Filipina , Brunei , Thailand , Australia , Madagaskar dan Afrika Selatan . Kepiawaian suku Bugis-Makassar dalam mengharungi lautan cukup dikenal luas, dan wilayah perantauan mereka pun hingga Malaysia, Filipina, Brunei, Thailand, Australia, Madagascar dan Afrika Selatan. Bahkan, di pinggiran kota Cape Town , Afrika Selatan terdapat sebuah suburb yang bernama Maccassar , sebagai tanda penduduk setempat mengingat tanah asal nenek moyang mereka [ rujukan? ] . Bahkan, di Pinggiran bandar Cape Town, Afrika Selatan Terdapat sebuah kawasan pinggiran bandar yang bernama Maccassar, Sebagai tanda Mengingat penduduk tempatan tanah asal nenek moyang mereka [Rujukan?].

Penyebab Hikmat

Konflik antara kerajaan Bugis dan Makassar serta konflik sesama kerajaan Bugis pada abad ke-16, 17, 18 dan 19, menyebabkan tidak tenangnya daerah Sulawesi Selatan . Konflik antara kerajaan Bugis dan Makassar serta konflik sesama kerajaan Bugis pada abad ke-16, 17, 18 dan 19, menyebabkan tidak tenangnya daerah Sulawesi Selatan. Hal ini menyebabkan banyaknya orang Bugis bermigrasi terutama di daerah pesisir. Hal ini menyebabkan banyaknya orang Bugis bermigrasi terutama di daerah Pesisir. Selain itu budaya merantau juga didorong oleh keinginan akan kemerdekaan. Selain itu juga budaya merantau didorong oleh keinginan akan kemerdekaan.
 
Last edited:
Bugis di Kalimantan Selatan

Pada abad ke-17 datanglah seorang pemimpin suku Bugis menghadap raja Banjar yang berkedudukan di Kayu Tangi ( Martapura ) untuk diijinkan mendirikan pemukiman di Pagatan , Tanah Bumbu. Pada abad ke-17 datanglah seorang pemimpin suku Bugis menghadap raja Banjar yang berkedudukan di Kayu Tangi (Martapura) untuk diijinkan mendirikan Penempatan di Pagatan, Tanah Bumbu. Raja Banjar memberikan gelar Kapitan Laut Pulo kepadanya yang kemudian menjadi raja Pagatan. Raja Banjar Memberikan gelar Kapitan Laut Pulo kepadanya yang kemudian menjadi raja Pagatan. Kini sebagian besar suku Bugis tinggal di daerah pesisir timur Kalimantan Selatan yaitu Tanah Bumbu dan Kota Baru . Kini Sebahagian besar suku Bugis tinggal di daerah Pesisir timur Kalimantan Selatan yaitu Tanah Bumbu dan Kota Baru.

Bugis di Sumatera dan Semenanjung Malaysia

Setelah dikuasainya kerajaan Gowa oleh VOC pada pertengahan abad ke-17, banyak perantau Melayu dan Minangkabau yang menduduki jabatan di kerajaan Gowa bersama orang Bugis lainnya, ikut serta meninggalkan Sulawesi menuju kerajaan-kerajaan di tanah Melayu. Setelah dikuasainya kerajaan Gowa oleh VOC pada pertengahan abad ke-17, banyak perantau Melayu dan Minangkabau yang menduduki jawatan di kerajaan Gowa bersama orang Bugis lain, ikut serta menuju Sulawesi Meninggalkan kerajaan-kerajaan di tanah Melayu. Disini mereka turut terlibat dalam perebutan politik kerajaan-kerajaan Melayu. Disini mereka turut dalam perebutan politik Terlibat kerajaan-kerajaan Melayu. Hingga saat ini banyak raja-raja di Johor yang merupakan keturunan Bugis. Hingga saat ini banyak raja-raja di Johor yang Merupakan keturunan Bugis.

Rujukan
1. ^ Leo Suryadinata; Evi Nurvidya Arifin; Aris Ananta. ^ Leo Suryadinata; Nurvidya Evi Arifin; Aris Ananta. (2003). Indonesia's Population: Ethnicity and Religion in a Changing Political Landscape . (2003). Indonesia's Population: Ethnicity dan Agama di Mengubah Pemandangan Politik. Institute of Southeast Asian Studies. ISBN 9812302123 . Institute of Southeast Asian Studies. ISBN 9812302123.
2. ^ http://www.rajaalihaji.com/id/article.php?a=YURIL3c== Situs Raja Ali Haji ^ Http: / / www.rajaalihaji.com/id/article.php?a=YURIL3c% 3D = Situs Raja Ali Haji
3. ^ Naim, Mochtar. Merantau . ^ Naim, Mochtar. Merantau
 
Last edited:
Salam..x ada sejarah bangsa Melayu Pagar ruyong ker?tmn ni keturunan Megat Terawih????
 
Salam..x ada sejarah bangsa Melayu Pagar ruyong ker?tmn ni keturunan Megat Terawih????

sama-sama kita share sini...spesel bugis nih. selain ade bahasa yang berbagai(berbeza mengikut lokasi) juga ada tulisan sendiri
 
176298811564l.jpg
 
kengkawan yang boleh berbahasa bugis dialu2 kan...
 
Back
Top
Log in Register