moazmar
Active Member
- Messages
- 1,762
- Joined
- Feb 4, 2012
- Messages
- 1,762
- Reaction score
- 37
- Points
- 30
Boleh Kongsi sapa yang tahu teknologi !!!
Seiring berkembangnya teknologi, kemampuan sebuah komputer pun bisa dipadukan dengan kinerja sebuah parabola yang digunakan untuk melakukan peyambungan ke internet. Salah satunya adalah internet one way yang seringkali digunakan untuk xxtvt downloading dalam kapasiti yang besar.
Kemampuan PC selama ini biasa digunakan untuk browsing dan berinternet secara konvensional akan lebih maksimal lagi jika bisa disambungkan dengan satelit. Aktvt offline download yang kemudian dikenali dengan istilah “grabbing” menjadi primadona dalam penggunaan parabola dan PC secara maksimum. memadai dengan memakai perangkat PC dan dish (parabola) kita sudah bisa “mengintip” pelancar yang menggunakan sebuah ISP mmelalui satelit di atas orbit sana.
Untungnya lagi, semuanya dijalankan secara “Free / terbaik” tanpa kita harus membayar sesenpon kepada sang ISP kecuali biaya PLN. Mengapa? Karena intinya adalah kita “nimbrung” peyambungan dari user aktif sang ISP. Banyak data yang melayang menuruni permukaan bumi yang bisa kita “grabb (ambil)” setiap detiknya dengan menggunakan filter berupa software seperti SkyGrabber, FileGrabber, SkyNet, dan TurboGrabber (sepengetahuan saya baru sampai ke situ – harap maklum). Setiap data yang dipancarkan dari suatu satelit yang menyediakan layanan internet bisa disaring kembali menjadi file jadi seperti: .mp3, .mpg, .avi, .jpg, .bmp, .html, .doc, .flv, .exe, .rar, .zip, dan masih banyak lagi lainnya sesuai dengan keperluan kita, termasuk mengintip email orang lain. outomatik karena sambungan ini bersifat percuma, kita tidak perlu membayar kepada pihak ISP. Untungnya lagi karena data-data yang dipancarkan dari satelit ini tidak terbatas . Kalo suatu saat diproteks dengan sistem enkripsi saya juga tidaak dapat bayangkan bagaimana kejadiannya, tapi yakinlah pasti tetap ada suatu cara untuk mendekripsinya. Don’t worry too much! Aplikasi yang paling laris saat ini dalam dunia pergrabbingan adalah SkyNet, karena selain aplikasinya percuma (freeware), kemampuannya yang mumpuni juga sangat menawan walau dibandingkan dengan aplikasi yang bersifat berbayar sekalipun seperti SkyGrabber. Namun karena tampilannya yang tidak GUI membuat user kadang-kadang kewalahan menggunakan aplikasi ini sehingga dibutuhkan kemampuan ekstra tertutama dari segi teknis utak atik regex dan rules-nya. Kontras dengan SkyNet, aplikasi berkelas sekaligus berbayar yaitu SkyGrabber dan tiruannya TurboGrabber memiliki tampilan GUI dan user friendly sehingga user tanpa pengetahuan mendalam tentang filter pun bisa menggunakannya dengan mudah. Hanya saja karena aplikasi ini berbayar (shareware) maka terpaksa harus nyari kreknya dulu jika kantong tidak cukup untuk membelinya secara resmi. Jujur saja, sudah menjadi rahasia umum aktivitas underground (cracking software) telah muncul ke permukaan dengan publikasi hasil kerja mereka yang lebih “vulgar” (terbuka). Terlepas dari perbandingan kedua software di atas (SkyNet dan SkyGrabber), tahap keberhasilan dalam pergrabbingan juga ditentukan oleh beberapa hal di antaranya: - kondisi geografis kita (masalah beam) - kemampuan pointing (masalah teknis parabola - hardware) - kemampuan utak-atik (masalah teknis software) - dukungan fasilitas seperti PLN dan spesifikasi PC (jika grabbing pake PC). Kemampuan PC dalam menjalankan aplikasi tersebut juga berbeda dengan CPU Usage yang lebih ringan pada aplikasi SkyNet berbanding SkyGrabber. Saya sendiri hanya menggunakan Pentium IV 1.6 GHz dengan RAM 512 MB dengan DVB-Card SkyStar 2 mampu menghasilkan file grabbed yang lumayan memuaskan. Asalkan sinyal datanya stabil (kita bahas kemudian) maka file yang masuk bisa lebih maksimal. Ada baiknya sebelum membeli sebuah DVB-Card, cari rekomendasi dari rekan-rekan user yang telah menggunakannya, karena dari pengalaman rekan-rekan di forum-forum yang membahas pertelevisian satelit (misalnya www.forumsatelit.com) beda hardware (DVB-Card) akan menghasilkan performa yang berbeda-beda. Sebut saja merk lainnya seperti Twinhan dan DVBWorld, akan beda walaupun sama-sama menggunakan aplikasi SkyNet. Akhir kata, selalu gali informasi yang ada, keep tracking and googling.
sapa boleh jelaskan ..aku kurang faham bagaimana nak buat ?:-?:-?:-?
Seiring berkembangnya teknologi, kemampuan sebuah komputer pun bisa dipadukan dengan kinerja sebuah parabola yang digunakan untuk melakukan peyambungan ke internet. Salah satunya adalah internet one way yang seringkali digunakan untuk xxtvt downloading dalam kapasiti yang besar.
Kemampuan PC selama ini biasa digunakan untuk browsing dan berinternet secara konvensional akan lebih maksimal lagi jika bisa disambungkan dengan satelit. Aktvt offline download yang kemudian dikenali dengan istilah “grabbing” menjadi primadona dalam penggunaan parabola dan PC secara maksimum. memadai dengan memakai perangkat PC dan dish (parabola) kita sudah bisa “mengintip” pelancar yang menggunakan sebuah ISP mmelalui satelit di atas orbit sana.
Untungnya lagi, semuanya dijalankan secara “Free / terbaik” tanpa kita harus membayar sesenpon kepada sang ISP kecuali biaya PLN. Mengapa? Karena intinya adalah kita “nimbrung” peyambungan dari user aktif sang ISP. Banyak data yang melayang menuruni permukaan bumi yang bisa kita “grabb (ambil)” setiap detiknya dengan menggunakan filter berupa software seperti SkyGrabber, FileGrabber, SkyNet, dan TurboGrabber (sepengetahuan saya baru sampai ke situ – harap maklum). Setiap data yang dipancarkan dari suatu satelit yang menyediakan layanan internet bisa disaring kembali menjadi file jadi seperti: .mp3, .mpg, .avi, .jpg, .bmp, .html, .doc, .flv, .exe, .rar, .zip, dan masih banyak lagi lainnya sesuai dengan keperluan kita, termasuk mengintip email orang lain. outomatik karena sambungan ini bersifat percuma, kita tidak perlu membayar kepada pihak ISP. Untungnya lagi karena data-data yang dipancarkan dari satelit ini tidak terbatas . Kalo suatu saat diproteks dengan sistem enkripsi saya juga tidaak dapat bayangkan bagaimana kejadiannya, tapi yakinlah pasti tetap ada suatu cara untuk mendekripsinya. Don’t worry too much! Aplikasi yang paling laris saat ini dalam dunia pergrabbingan adalah SkyNet, karena selain aplikasinya percuma (freeware), kemampuannya yang mumpuni juga sangat menawan walau dibandingkan dengan aplikasi yang bersifat berbayar sekalipun seperti SkyGrabber. Namun karena tampilannya yang tidak GUI membuat user kadang-kadang kewalahan menggunakan aplikasi ini sehingga dibutuhkan kemampuan ekstra tertutama dari segi teknis utak atik regex dan rules-nya. Kontras dengan SkyNet, aplikasi berkelas sekaligus berbayar yaitu SkyGrabber dan tiruannya TurboGrabber memiliki tampilan GUI dan user friendly sehingga user tanpa pengetahuan mendalam tentang filter pun bisa menggunakannya dengan mudah. Hanya saja karena aplikasi ini berbayar (shareware) maka terpaksa harus nyari kreknya dulu jika kantong tidak cukup untuk membelinya secara resmi. Jujur saja, sudah menjadi rahasia umum aktivitas underground (cracking software) telah muncul ke permukaan dengan publikasi hasil kerja mereka yang lebih “vulgar” (terbuka). Terlepas dari perbandingan kedua software di atas (SkyNet dan SkyGrabber), tahap keberhasilan dalam pergrabbingan juga ditentukan oleh beberapa hal di antaranya: - kondisi geografis kita (masalah beam) - kemampuan pointing (masalah teknis parabola - hardware) - kemampuan utak-atik (masalah teknis software) - dukungan fasilitas seperti PLN dan spesifikasi PC (jika grabbing pake PC). Kemampuan PC dalam menjalankan aplikasi tersebut juga berbeda dengan CPU Usage yang lebih ringan pada aplikasi SkyNet berbanding SkyGrabber. Saya sendiri hanya menggunakan Pentium IV 1.6 GHz dengan RAM 512 MB dengan DVB-Card SkyStar 2 mampu menghasilkan file grabbed yang lumayan memuaskan. Asalkan sinyal datanya stabil (kita bahas kemudian) maka file yang masuk bisa lebih maksimal. Ada baiknya sebelum membeli sebuah DVB-Card, cari rekomendasi dari rekan-rekan user yang telah menggunakannya, karena dari pengalaman rekan-rekan di forum-forum yang membahas pertelevisian satelit (misalnya www.forumsatelit.com) beda hardware (DVB-Card) akan menghasilkan performa yang berbeda-beda. Sebut saja merk lainnya seperti Twinhan dan DVBWorld, akan beda walaupun sama-sama menggunakan aplikasi SkyNet. Akhir kata, selalu gali informasi yang ada, keep tracking and googling.
sapa boleh jelaskan ..aku kurang faham bagaimana nak buat ?:-?:-?:-?
