BTC USD 49,119.7 Gold USD 1,784.31
Time now: Jun 1, 12:00 AM

Bukan Islam Masuk Syurga ker Tak ??

Sponsored Post

ezul82

Super Active Member
Messages
7,210
Joined
Jun 19, 2007
Messages
7,210
Reaction score
41
Points
70
ayat2 di atas, untuk berfikir, mengenai tugas kita di bumi ini....apa yang Allah suruh, dan apa yang Allah larang....contohnya perkara yang asas....ingin kusyuk dalam solat, ingin lebih berkualiti dalam ibadat...makna2 bacaan dalam solat..sudahkah kita fahami, sudahkah kita hayati,

dalam bab2 urusan kita lah yang kita kena banyak fikirkan...dan kita wajib terus berusaha,,bab2 tanggungjawab kita....

manakala bab2 syurga neraka,

kita boleh rujuk, contohnya dalam hadis di bawah ni...


Hadis riwayat Ali ra., ia berkata:
Kami sedang mengiringi sebuah jenazah di Baqi Gharqad (sebuah tempat pemakaman di Madinah), lalu datanglah Rasulullah saw. menghampiri kami. Beliau segera duduk dan kami pun ikut duduk di sekeliling beliau yang ketika itu memegang sebatang tongkat kecil. Beliau menundukkan kepalanya dan mulailah membuat goresan-goresan kecil di tanah dengan tongkatnya itu kemudian beliau bersabda: Tidak ada seorang pun dari kamu sekalian atau tidak ada satu jiwa pun yang hidup kecuali telah Allah tentukan kedudukannya di dalam surga ataukah di dalam neraka serta apakah ia sebagai seorang yang sengsara ataukah sebagai seorang yang bahagia. Lalu seorang lelaki tiba-tiba bertanya: Wahai Rasulullah! Kalau begitu apakah tidak sebaiknya kita berserah diri kepada takdir kita dan meninggalkan amal-usaha? Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa yang telah ditentukan sebagai orang yang berbahagia, maka dia akan mengarah kepada perbuatan orang-orang yang berbahagia. Dan barang siapa yang telah ditentukan sebagai orang yang sengsara, maka dia akan mengarah kepada perbuatan orang-orang yang sengsara. Kemudian beliau melanjutkan sabdanya: Beramallah! Karena setiap orang akan dipermudah! Adapun orang-orang yang ditentukan sebagai orang berbahagia, maka mereka akan dimudahkan untuk melakukan amalan orang-orang bahagia. Adapun orang-orang yang ditentukan sebagai orang sengsara, maka mereka juga akan dimudahkan untuk melakukan amalan orang-orang sengsara. Kemudian beliau membacakan ayat berikut ini: Adapun orang yang memberikan hartanya di jalan Allah dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya jalan yang sukar
Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 4786

perkara saya bold kat atas,,,itu urusan kita...

tengok jugak perkara yang saya red boldkan kat atas, itu adalah urusan Allah.....

kita perlu memikirkan bab urusan kita bukan selainnya..

urusan kita: Khalifah....

benar tuan, bagi org mukmin ada betolnya...

tapi bagi bakal saudara baru (atau sapa saja), memikirkan kejadian & penciptaan alam adalah bukti kewujudan & kekuasaan Allah.

contohnya kejadian manusia dari nutfah/airmani sehingga lahir, dgn sains membuktikan maha benar lah firman Allah, bertambah yakin keimanan.

ke mcm mana?

Rasulullah saw bersabda : "Berfikirlah kamu tentang ciptaan Allah, dan janganlah kamu berfikir tentang Zat Allah." (HR Abu Nu' aim)

Ibnu Abbas berkata :

"Zat Allah terhalang oleh tirai sifat-sifatNya dan sifat-sifatNya terhalang oleh tirai karya-karyaNya. Bagaimana kamu boleh membayangkan keindahan Zat yang ditutupi dengan sifat-sifat kesempurnaan dan diselimuti oleh sifat-sifat keagungan dan kebesaran."

diriwayatkan oleh Ibnu Hibban berbunyi :

"Berfikir sesaat lebih utama daripada ibadah setahun."

Ka'ab bin Malik berkata :

"Barangsiapa menghendaki kemuliaan akhirat, maka hendaklah ia memperbanyakkan ‘tafakur’ (berfikir)."
 
Last edited:

akuslamberjer

Super Active Member
Messages
5,287
Joined
Jan 5, 2008
Messages
5,287
Reaction score
103
Points
73
Masuk Neraka ialah disebab perbuatan....bukan fahaman....Contoh pemakan riba...


P~S Teringat Fatwa Riba MFK..
:)cgrock:)cgrock:)cgrock:)cgrock

Masuk Neraka disebabkan Ingkar arahan Allah..(kata2, perbuatan & hati)..bukan perbuatan saja..

Usahkan makan riba..solat dalam keadaan lalai pun neraka juga..

Sebab tu Allah kata semua manusia syiah ke sunni ke benar2 dalam kerugian saja..
 

ulam

CG Top Poster Club
Messages
22,373
Joined
Apr 30, 2008
Messages
22,373
Reaction score
59
Points
120
Bukan Islam Masuk Syurga ker Tak ??

Belum baligh jika mati, terus masuk syurga...
Tetapi jika dah berakal boleh berfikir mati selagi belum mengucap dua kalimah syahadah masuk neraka selama-lamanya..
 

sambal potai

Fun Poster
Messages
549
Joined
Apr 21, 2010
Messages
549
Reaction score
4
Points
15
Perihal Manusia Terakhir Yang Masuk Syurga

Abu Hurairah telah menceritakan kepada Atha’ nin Yazid Al-Laitsi:

Para sahabat telah bertanya kepada Rasululla saw., “Apakah engkau akan melihat Tuhan kami kelak pada hari kiamat?”

Maka Rasulullah saw. balik bertanya, “Apakah kamu sekalian merasa kesulitan melihat bulan pada malam purnama?”Mereka menjawab, “Tidak.”

Selanjutnya Rasulullah saw, bertanya lagi, “Apakah kalian merasa kesulitan melihat matahari yang tidak ada awan yang menghalangi?” Mereka menjawab, “Tidak.”

Mendengar jawaban itu, Rasulullah bersabda, “Seperti itulah kamu sekalian akan melihat-Nya.” Kemudian Rasulullah saw. meneruskan perkataaannya, “Pada hari kiamat nanti Allah akan mengumpulkan seluruh umat manusia, lalu Allah berfirman kepada mereka, ‘Hendaknya setiap orang mengikuti sesuatu yang disembahnya selama di dunia.’ Oleh karena itu, orang yang menyembah matahari mengikuti matahari, orang yang menyembah bulan mengikuti bulan, dan orang yang menyembah berhala mengikuti berhala. Sedangkan orang-orang munafik dari kalangan umat Muhammad tetap berdiri di tempat dan tidak bergerak sama sekali.

Kemudian Allah mendatangi kaum Muslimin dalam kejadian yang tidak dikenali oleh mereka, seraya Allah berfirman kepada mereka, ‘Aku ini adalah Tuhanmu.’ Mendengar itu, mereka berkata, ‘Kami berlindung kepada Allah dari bujuk rayumu, dan kami akan tetap berdiri di tempat ini sampai datang kepada kami Tuhan kami yang sebenarnya.’ Kemudian Allah datang kepada mereka dalam wujud yang mereka kenal, dan Allah berfirman kepada mereka, ‘Aku ini Tuhanmu yang sebenarnya.’ Pada saat mereka mendengarnya dan mereka merasa yakin bahwa itu Tuhannya, maka mereka berkata, ‘Engkaulah Tuhan kami yang sebenarnya.’ Setelah itu mereka mengikuti-Nya.

Kemudian Allah swt. menciptakan sebuah titian yang membentang di atas api neraka, maka aku (Rasulullah saw) dan umatku menjadi umat yang pertama menyeberangi titian itu. Pada saat itu tidak ada seorang pun yang dapat berbicara selain para rasul, dimana ketika itu para rasul berdoa, ‘Ya Allah, selamatkanlah, ya Allah, selamatkanlah.’ Sementara di dalam neraka Jahanam terdapat besi-besi yang melengkung bagaikan lengkungan pancing, seperti duri pohon Sa’dan (nama pohon yang berduri). Kemudian Rasulullah bertanya kepada sahabat yang hadir, ‘Apakah kalian pernah melihat duri pohon Sa’dan?’ Mereka menjawab, ‘Ya.’

Mendengar hal itu, Rasulullah saw. bersabda, ‘Seperti itulah besi-besi yang melengkung itu, hanya saja besarnya tidak terkirakan, dan hanya Allah yang mengetahui ukurannya. Besi-besi inilah yang kelak akan mengait orang-orang yang sedang meniti titian itu sesuai dengan kadar dosa masing-masing. Di mana orang yang teguh dengan amalnya akan selamat dari kaitannya, sementara orang yang berdosa akan terkait (tersangkut), tetapi akhirnya dilepaskan.

Setelah Allah selesai mengadili hamba-hamba-Nya, dan Dia berkehendak mengeluarkan penghuni neraka dengan rahmat-Nya, maka Allah memberikan perintah kepada para malaikat-Nya untuk mengeluarkan mereka yang patut mendapat rahmat-Nya, iaitu orang yang tidak pernah menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun selama hidup di dunia. Di antara orang yang patut mendapatkan rahmat-Nya adalah orang yang mengatakan bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah. Kemudian para malaikat yang mendapat perintah itu segera mengenali mereka, dan mereka mengenalinya melalui tanda bekas sujud yang ada pada kening mereka karena hanya bekas sujudlah bahagian tubuh manusia yang tidak akan hangus dibakar api neraka, kerana Allah telah mengharamkan api neraka untuk membakarnya dan menghanguskannya.

Kemudian para malaikat segera mengeluarkan mereka dalam keadaan yang sudah pada hangus, lalu disiramkan ke tubuh mereka air kehidupan (air dari syurga). Akibat siraman air kehidupan itulah, akhirnya mereka tumbuh dan pulih kembali seperti sediakala bagaikan tumbuhnya biji-bijian setelah terjadi banjir besar (dimana mereka tumbuh dalam keadaan masih muda dan besar).

Setelah Allah selesai mengadili di antara hamba-hamba-Nya, tiba-tiba terlihat seseorang (yang masih tertinggal) yang sedang mengarahkan pandangannya ke arah neraka, dan dialah orang yang paling terakhir masuk surga. Badannya hitam legam akibat panasnya neraka. Seraya kepada Allah, dia memohon, ‘Wahai Tuhanku, telah lamanya aku berada di neraka-Mu, maka palingkan aku dari menghadap neraka.’ Permohonan itu diulanginya berulang-ulang kali, dan akhirnya Allah berfirman kepadanya, ‘Seandainya Aku mengabulkan permintaanmu ini, apakah kiranya kamu tidak akan mengajukan permohonan yang lain?’ Maka orang itu menjawab, ‘Tidak.’ Kemudian dia berjanji dengan sungguh-sungguh kepada Allah bahwa dia tidak akan mengajukan permohonan apapun lagi.

Akhirnya permohonan itu dikabulkan Allah, di mana Allah memalingkan muka orang itu dari neraka. Akan tetapi ketika dia dihadapkan ke arah syurga dan dia menyaksikan kemegahan yang ada di baliknya, maka dia terdiam dalam beberapa saat, lalu dia memohon kepada Allah, ‘Wahai Tuhanku, jauhkan aku dari neraka kerana baunya telah meracuniku, dan kobaran apinya telah membakarku dan dekatkan aku kepada syurga-Mu Ya Allah.’ Mendengan hal itu, Allah berfirman kepadanya, ‘Bukankah kamu telah berjanji dengan sungguh-sungguh bahwa kamu tidak akan memohon lagi kepada-Ku selain permohonanmu yang telah Aku kabulkan tadi? Celakalah kamu, wahai anak Adam, kamu telah memungkiri janjimu sendiri, dan Aku tidak akan mengabulkan permohonanmu ini.’ Akan tetapi dia tetap memohon kepada Allah untuk dikabulkan permohonannya, sehingga Allah berfirman kepadanya, ‘Seandainya permohonanmu ini Aku kabulkan, apakah kamu tidak akan memohon yang lainnya lagi kepada-Ku?’ Orang itu menjawab, ‘Demi kemuliaan-Mu, sungguh aku tidak akan mengajukan permohonan lagi.’

Kemudian Allah mengabulkan permohonannya itu. Allah membawanya ke depan pintu syurga. Setibanya dia di depan pintu surga, Allah membuka pintu syurga itu lebar-lebar sehingga orang itu melihat keindahan dan kebahagiaan yang ada di dalamnya. Malah dia terlihat ahli keluarga, isteri dan anak-anak sedang bersuka ria di syurga Allah. Menyaksikan itu, orang itu terdiam beberapa ketika, lalu memohon kepada Allah, ‘Wahai Tuhanku, masukanlah aku ke dalam syurga.’ Mendengar itu, Allah berfirman kepadanya, ‘Bukankah kamu telah berjanji bahwa kamu tidak akan mengajukan permohonan lagi kepada-Ku setelah permohonanmu yang tadi Aku kabulkan? Celaka kamu, wahai anak Adam, kamu telah memungkiri janjimu sendiri, dan Aku tidak akan mengabulkan permintaanmu itu.’

Akan tetapi orang itu terus menerus memohon kepada Allah, ‘Wahai Tuhanku, janganlah kiranya hamba-Mu ini menjadi orang yang paling celaka.’ Kemudian ia mengulang-ulang permohonannya, sehingga hal itu menyebabkan Allah tertawa. Allah berfirman kepadanya, ‘Masuklah kamu ke dalam syurga.’ Tetapi, ketika dia melangkah ke syurga, dia berkata lagi, Ya Allah, ‘Syurga-Mu telah penuh, syurga telah penuh!’. Allah berfirman kepadanya, ‘Melangkahlah kamu dengan nama Tuhanmu’ Pada saat orang itu masuk ke dalam syurga, Allah berfirman kepadanya, ‘Sekarang angankanlah segala keinginanmu.’ Kemudian orang itu memohon kepada Allah dengan mengajukan berbagai macam keinginannya dan mencita-citakan berbagai macam kenikmatan, sampai Allah mengingatkannya kepada berbagai menikmatan yang tidak diketahuinya. Lalu Allah berfirman kepadanya, ‘Nikmatilah olehmu kemewahan dan kenikmatan yang telah disediakan ini, bahkan akan ditambah lagi dengan berbagai kenikmatan sebanyak itu pula.”

Atha’ bin Yazid berkata, “Ketika Abu Sa’id Al-Kudri mendengarkan Abu Hurairah menuturkan hadits itu, tidak ada bagian dari hadits itu yang dipertanyakannya, selain firman Allah terhadap orang tadi: ‘Nikmatilah olehmu kemewahan dan kenikmatan yang telah disediakan ini, bahkan akan ditambah lagi dengan berbagai kenikmatan sebanyak itu pula.’

(Hadits shahih, Shahih Muslim nomor 182; Shahih Bukhari nomor 7437)
 

ezul82

Super Active Member
Messages
7,210
Joined
Jun 19, 2007
Messages
7,210
Reaction score
41
Points
70
Bukan Islam Masuk Syurga ker Tak ??

Belum baligh jika mati, terus masuk syurga...
Tetapi jika dah berakal boleh berfikir mati selagi belum mengucap dua kalimah syahadah masuk neraka selama-lamanya..

aku kurang jelas, kenapa begitu?

bagaimana dgn ini "Lelaki berkahwin kena tanggung dosa sendiri, dosa isteri, dosa anak perempuan yang belum berkahwin dan dosa anak lelaki yang belum baligh."
kemana pompuan & anak lelaki ini kalau mati? adakah maksum? adakah lelaki berkahwin yang terus keneraka asbab dosa tagunganya? tanggung semua dosa atau hanya dosa2 tertentu?
atau sama2 menanggung/share dosa?
ke macam mana?
 
Last edited:

darkriez

Super Active Member
Messages
6,825
Joined
Feb 9, 2010
Messages
6,825
Reaction score
7
Points
75
"Ada tak orang bukan Islam masuk Syurga?


Ya ada. Orang bukan Islam ada masuk Syurga dan ada yang masuk Neraka. Begitu juga dengan orang Islam. Inilah keadilan Allah.

Tentu anak-anak akan jadi lebih bingung. Bukankah orang bukan Islam mengingkari Allah, kenapa pula boleh masuk Syurga?

Jawabnya, orang bukan Islam masuk Syurga dari kalangan mereka yang tak pernah dengar dan tak tahu langsung tentang Islam."


Orang bukan Islam adalah orang yang tak menganut agama Islam, yang tidak mengimani, tidak mengakui bahawa Allah itu sebagai Tuhan, yang dipanggil kafir. Kafir ialah yang menolak, ingkar dan tidak percaya kepada Allah, Rasul dan agamaNya.

Kemudian kafir terbahagi kepada 2 iaitu kafir Harbi (orang kafir yang memerangi orang Islam) dan kafir Zimmi (orang kafir yang duduk dalam negara Islam, tidak memusuhi atau memerangi orang Islam dan membayar cukai pada negara tersebut.

Tentang Syurga dan neraka pula, terangkan pada anak-anak bahawa itu semua urusan Allah. Kita sebagai manusia tidak boleh menentkan samada seseorang itu masuk Syurga atau Neraka.
aku rasa pendapat ni agak bernas juga...
 
Sponsored Post

CG Sponsors




Top
Log in Register