Sensasi dalam dunia Forex! Cepat dapatkan tawaran terbaru daripada InstaForex - bonus 45% untuk setiap deposit! Bonus 45% untuk keuntungan yang maksimum!


     
All banners are advertisements only. CG does not endorse or vouch for any advertisers. Read Disclaimer HERE


Go Back   CariGold Forum > GENERAL DISCUSSION > General Chat > News, Current Issues, Rumours

News, Current Issues, Rumours Share & get daily updated news, current issues from locals to all around the world.

CG Sponsors



Recommended Brokers

CG Updates
0 ISIS - Topik Yang Tidak Dibenarkan
Last Post: haQ
Posted On: 28-11-2014
Replies: 0
Views: 1,604
0 Forum rules improvised
Last Post: CariGold
Posted On: 05-02-2014
Replies: 0
Views: 27,705
0 Social Group is now based on request
Last Post: CariGold
Posted On: 11-12-2012
Replies: 0
Views: 58,257
More...
Reply
 
Thread Tools
  #11  
Old 28-05-2008, 05:45 AM
NEMO NEMO is offline
CG Super Hardcore

NEMO's Avatar


 
Trader Rating: (241)
Join Date: Jan 2007
Location: Balik modal dalam 6 bln..bisnes emas terbaru
Posts: 105,916
Poster Rank: #3
Thanked 1,002 Times
Active Level
My Mood:
Default

Filipina Tuntut Cina Tarik Kapalnya dari Spratly

MANILA - Filipina menuntut Cina segera menarik mundur tiga kapal angkatan lautnya dari kepulauan Spratly. Alasan tuntutan itu karena kapal-kapal tersebut melanggar batas kepulauan yang diklaim sebagai milik Filipina, demikian dijelaskan pihak pejabat Manila, Kamis. Diperingatkan pula, pelanggaran batas ini bisa membahayakan hubungan kedua negara.
Hadirnya kapal itu juga mengakibatkan mundurnya kerja sama yang telah terjalin, ungkap Manila melalui surat diplomatik yang dikirimkan ke kedutaan besar Cina, Rabu, yang ditandangani Menlu Tomas Padilla.

Lebih lanjut surat tersebut menegaskan hal itu juga melanggar perjanjian kedua belah untuk tidak melakukan tindakan yang akan mengganggu perdamaian di wilayah itu.

"Dalam rangka untuk tidak menggangu hubungan dan kerja sama ke dua belah pihak, pemerintah Filipina menyerukan kepada Cina untuk menarik mundur kapal angkatan lautnya dari sekitar kepulauan Kalayan dan Panata," ungkap Padilla sambil membacakan surat diplomatik itu kepada wartawan.

Sementara itu Presiden Filipina Fidel Ramos menyatakan protes setelah pesawat angkatan udara Filipina melihat tiga kapal perang Cina yang didampingi kapal ikan berada didekat dua pulau dari delapan pulau yang ada di kepulauan Spratly.

Kepulauan Spratly yang berada di Laut Cina Selatan itu dipercaya kaya mengandung banyak minyak dan gas. Menyangkut kepemilikan kepulauan itu, Beijing mengatakan berdasarkan sejarah, keseluruhan kepulauan Spratly adalah milik Cina.

Pengakuan ini juga diucapkan oleh Vietnam, Taiwan, Malaysia dan Brunei, yang semuanya merasa berhak atas kepulauan tersebut. Disamping mengirimkan surat diplomatik, Kemlu Filipina juga

memanggil Dubes Cina untuk Filipina Guan Ding-ming dan mengatakan keprihatinan Filipina menyangkut kasus tersebut, Rabu.

Sampai sekarang pemerintah Filipina belum menerima tanggapan Cina atas surat yang dikirimkan, ungkap Menteri Pertahanan Filipina Renato de Villa.

Namun, Kedubes Cina menyangkal adanya kapal AL Cina yang berada di kepulauan Sparatly, Selasa.

Tapi de Villa berkeras bahwa pesawat AU telah melihat tiga kapal dan beberapa kapal nelayan, termasuk kapal barang yang dilengkapi landasan helikopter.

"Kami mengatakan bahwa tiga kapal itu berada dalam ruang lingkup pulau Kalayan dan mereka tidak ada pemberitahuan sebelumnya," ungkap de Villa.

Menurut De Villa, kapal-kapal itu pertama kali terlihat pada 25 April dan masih di sana. Hal itu bisa dibuktikan dengan foto yang diambil dari udara yang dilakukan dua hari lalu.

Hubungan Cina dan Filipina menegang tahun 1995 ketika Manila menuduh Cina membangun seperti galangan kapal. Namun, Beijing mengatakan bahwa yang terlihat itu adalah bangunan untuk para nelayan. Oleh karena itu, Beijing menolak untuk membongkarnya.

"Itu adalah kapal AL dalam kategori jenis karena ada dek untuk senjata," tandas de Villa menyangkut kejadian baru-baru ini.

De Villa menambahkan, pesawat pengintai juga melihat satu bangunan dekat salah satu kepulauan yang diklaim Filipina seperti yang pernah terjadi di Mischief Reef
Reply With Quote
Paid Advertisement
  #12  
Old 28-05-2008, 05:47 AM
NEMO NEMO is offline
CG Super Hardcore

NEMO's Avatar


 
Trader Rating: (241)
Join Date: Jan 2007
Location: Balik modal dalam 6 bln..bisnes emas terbaru
Posts: 105,916
Poster Rank: #3
Thanked 1,002 Times
Active Level
My Mood:
Default

Dialog Dianggap Lemahkan Klaim atas Spratly

SERATUS enam puluh delapan tahun yang lalu, atau pada 1830, nelayan-nelayan Vietnam menemukan gugus pulau karang di Laut Cina Selatan. Oleh mereka, kumpulan 22 pulau di wilayah selatan itu dinamai Truong Sa (Beting Panjang).

Truong Sa merupakan daerah ramai ikan dan dijadikan para nelayan sebagai tempat beristirahat. Para nelayan Vietnam enggan mendiaminya karena kepulauan ini tak lebih dari kumpulan karang.

Selain itu, jarak antara satu pulau dengan pulau yang lain relatif jauh. Bisa dibayangkan dengan luas 130 ribu kilometer persegi, daratannya hanya ada 10 ribu kilometer persegi.

Pada 1867, oleh pemerintah kolonial Inggris di Serawak, Kalimantan Utara, kepulauan tersebut dinamai Spratly. Spratly diambil dari nama seorang kapten kapal Inggris yang mengaku sebagai penemu pertama kepulauan di utara wilayah Malaysia tersebut.

Selain dekat dengan Vietnam dan Malaysia, Spratly juga dekat dengan Filipina. Bahkan dibandingkan Malaysia dan Vietnam. Kedekatan ini membuat pemerintah Manila berani mengklaim delapan pulau terdekat yang disebutnya Kelayaan.

Kampanye pengakuan ini semakin menggema dengan hadirnya presiden baru di Filipina, yakni Joseph Estrada. Pengganti Fiedel Ramos ini Rabu lalu bahkan penambahan personil Angkatan Laut dan Udara di Kalayaan. Tindakan ini bertujuan membendung semakin banyaknya kapal Cina wilayah sengketa Spratly.

Sudah bisa ditebak bahwa keberadaan Spratly di Laut Cina Selatan membuat pemerintah Beijing turut mengklain kepulauan tersebut. Apalagi bila ditilik dari sejarah, kepulauan itu ditemukan orang-orang Cina. Ini dibuktikan dengan keberadaan benda-benda arkeolog dari Dinasti Han, yang hidup antara 206 tahun Sebelum Masehi hingga tahun 220. Pemerintah Beijing berani mengatakannya karena benda-benda arkeolog itu mirip dengan benda-benda purbakala yang ditemukan di pulau Hainan, salah satu pulau Cina yang terletak di wilayah selatan. Sesuai dengan lokasi penemuan maka pemerintah Beijing hanya mengklaim tujuh pulau di Spratly. Oleh Cina, wilayah itu disebut Nansha.

Tindakan Cina mengklaim sejumlah pulau yang termasuk dalam kelompok pulau Kelayaan, memicu kecamanan dari pemerintah Manila. Delapan pulau di Spratly itu, menurut Filipina, sah miliknya. Ini ditandai adanya pemerintahan Filipina sejak Januari 1988 di wilayah tersebut, di mana pemilu lokal Kalayan memilih Alejandro Rodriguez sebagai walikota pertamanya. Tindakan membentuk pemerintahan Filipina di Kalayaan dimaksudkan memperkuat dekrit Presiden Ferdinand Marcos pada 1978.

Sebenarnya aksi-aksi mengklaim kepulauan Spratly tidak hanya dipertunjukkan Filipina dan Cina, tetapi juga oleh Vietnam, Malaysia, Taiwan dan Brunei. Vietnam bahkan mengklaim seluruh wilayah Spratly, sementara Malaysia empat pulau di Kelayaan, Taiwan satu pulau dam Brunei satu pulau. Dari mereka hanya Brunei yang tidak menempatkan tentaranya di Spratly.

Dari negara-negara yang mengklaim kepulauan Spratly --bila ditilik dari hukum kelautan internasional-- hanya Malaysia, Filipina dan Brunei yang berhak mengelola kepulauan tersebut. Ini karena zone ekonomi eksklusif ketiga negara itu mencapai Spratly.

Namun permasalahannya bukan hanya pada hukum, melainkan juga terkait dengan sejarah. Sejarah inilah yang membuat Cina, Vietnam dan Taiwan terlibat dalam persengketaan Spratly.

Kekayaan Spartly

Bila dulu Spratly hanya diperuntukkan sebagai persinggahan para nelayan, kini hal tersebut tak berlaku lagi. Secara sederhana, Spratly merupakan sumber nabati laut yang melimpah. Atas perhitungan itu, Vietnam 19 Juli 1992 membangun sebuah pelabuhan perikanan di salah satu pulau Spratly.

Kepulauan ini juga diyakini mengandung deposit minyak dan gas alam yang cukup besar. Selain itu Spratly merupakan wilayah yang ramai dilewati kapal-kapal dagang. Ini karena letaknuya berada di antara negara industri dan pasar Asia

Belum jelasnya kepemilikan Spratly bahkan pernah menghadirkan kontak senjata antar pengklaim. Bila diurut dari tahun ke tahun maka kontak senjata dimulai oleh Jepang dan Prancis pada 1939. Pada 1973, terjadi pertempuran antara Vietnam dan Cina.

Kontak senjata antara Vietnan dan Cina merupakan akibat susulan dari penandatanganan kontrak ekplorasi minyak di utara Spratly antara pemerintah Hanoi dan sebuah perusahaan asing. Guna memuluskan penambangan, Vietnam menduduki, menurunkan bendera dan menghancurkan kuburan-kuburan Cina di pulau-pulau itu.

Kedua negara kembali tukar-menukar peluru pada 14 Maret 1988. Dalam serangan setengah jam, angkatan laut Cina menenggelamkan satu kapal perang dan dua kapal perusak Vietnam. Akibat serangan mendadak itu Vietnam kehilangan 77 personil militernya.

Sejauh ini belum ada langkah-langkah nyata pihak-pihak yang bersengketa untuk membahasnya di meja perundingan. Mereka saling berkampanye dalam pengakuan-pengakuan atas hak pemilikan Spratly. Masing-masing pihak tidak ada yang berupaya mengusulkan dialog karena takut langkah ini akan melemahkan klaim mereka. Kalaupun ada pembicaraan terbuka, itu baru terjadi saat menlu-menlu negara anggota Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) melangsungkan pertemuan pada Juli 1992. Itupun hanya menghasilkan kesepakatan bahwa semua pihak yang bersengketa berupaya menahan diri.

Namun kesepakatan ini tidak berlaku bagi Cina karena negara ini bukan anggota ASEAN --Brunei, Filipina, Malaysia, Vietnam, Myanmar, Singapura, Thailand dan Indonesia. Dengan demikian Cina lebih leluasa untuk mengklaim Spratly.

Yang justru geram dengan aksi-aksi pendudukan Cina ini adalah Filipina. Ini karena pulau yang diaku pemerintah Beijing juga diklaim Filipina. Pemerintah Manila mulai gencar mengecam Cina sejak 1995, saat negara ini membuat sejumlah bangunan di pulau-pulau sengketa.

Sadar akan kemampuan militernya membuat pemerintah Estrada mengundang pasukan AS. Ini terkait dengan kesepakatan saling bantu antara AS dan Filipina, bila salah satu negara berperang dengan pihak asing.

Tindakan pemerintah Filipina langsung mendapat tanggapan dari anggota ASEAN lainnya, terutama Malaysia. Menurut pemerintah Kuala Lumpur, yang paling anti AS dibandingkan negara ASEAN lainnya, tindakan Filipina tersebut justru akan mengacaukan stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Satu langkah lagi yang diperlihatnya oleh Estrada, yang kali ini dinilai positif, adalah rencananya membahas Spratly dengan Presiden Cina Jiang Zemin dan Presiden AS Bill Clinton di sela-sela pertemuan puncak forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) pekan ini di Kuala Lumpur.

Namun langkah ini belum memberikan jaminan masalah Spratly akan berakhir bila semua pihak yang bersengketa tidak melakukan pembicaraan secara bersama-sama. Artinya ketegangan teritorial di Asia Tenggara masih akan terus berlanjut. agus rumpoko/berbagai sumber
Reply With Quote
  #13  
Old 28-05-2008, 05:50 AM
NEMO NEMO is offline
CG Super Hardcore

NEMO's Avatar


 
Trader Rating: (241)
Join Date: Jan 2007
Location: Balik modal dalam 6 bln..bisnes emas terbaru
Posts: 105,916
Poster Rank: #3
Thanked 1,002 Times
Active Level
My Mood:
Default

SPRATLY : PERTAHANKAN HAK DAN KEDAULATAN NEGARA DAN SERANTAU


Dewan Pemuda PAS Pusat (DPP Pusat) mempertegaskan bahawa Kerajaan Malaysia mestilah mempertahankan hak dan kedaulatan negara ke atas Kepulauan Spratly walaupun terdapat desakkan daripada pelbagai pihak terutama kuasa besar seperti China untuk menguasai pulau tersebut. Desas-desus yang mengatakan bahawa pulau tersebut akan diserahkan kepada China adalah mencabuli hak dan kedaulatan negara ini. Begitu juga kes Pulau Batu Putih, Pulau Ligitan dan Pulau Sipidan yang dalam pertikaian.

Kepulauan Spratly yang selama ini dituntut oleh Malaysia sebagai kawasan bertindih tidak sewajarnya dilepaskan begitu sahaja oleh kerajaan. Kedudukannya di kawasan Zon Ekonomi Eksklusif dan pelantar benua yang kini dalam pertikaian kedaulatan wilayah dan hak maritim tidak perlu diserahkan kepada China jika semata-mata untuk maksud menarik sentimen penduduk Cina di negara ini menjelang pilihanraya. Lawatan Perdana Menteri ke China minggu hadapan juga tidak wajar menjadi tragedi yang menamatkan tuntutan Malaysia ke atas kepulauan yang bertindih kedaulatan itu.

DPP Pusat menyokong tindakan Kementerian Luar yang berusaha untuk menyelesaikan pertikaian ini secara rundingan dan semangat setia kawan di kalangan negara ASEAN. Tetapi menjadi keperluan kepada kerajaan untuk mempastikan bahawa proses rundingan ini tidak dipengaruhi dan diperalatkan oleh kepentingan peribadi dan politik sempit. Semangat keserantauan yang ada mestilah dipertahankan untuk mengekalkan keamanan di rantau ini.

DPP pusat juga mengharapkan suatu perkembangan positif terhadap Perjanjian Zon Bebas Senjata Nuklear Asia Tenggara (Seanwfz) demi untuk mempastikan rantau Asia Tenggara dibebaskan daripada ancaman nuklear. Semangat kejiranan Asean sewajarnya menjadi asas dan teras kepada pembentukan protokol yang menggariskan pembebasan Asean daripada nuklear. Semangat perpaduan Sukan SEA ke-20 di Brunei ini harus dipertahankan untuk membantu memulihkan kegawatan ekonomi dan politik yang sedang melanda Asia Tenggara hari ini.

DPP Pusat melihat bahawa segala aktiviti yang mendorong kepada perpecahan, ancaman keselamatan dan gangguan kuasa besar boleh menjejaskan masa depan Asean yang diramalkan akan menjadi sebahagian daripada kuasa baru politik dan ekonomi dunia pada alaf akan datang. DPP Pusat menyeru seluruh rakyat agar memberi sokongan kepada sebarang usaha untuk mempertahankan kedaulatan dan keselamatan rantau ini amnya dan negara ini khususnya demi untuk menjamin kehidupan yang lebih makmur pada milenium akan datang.

SALAHUDDIN HAJI AYUB Naib Ketua Dewan Pemuda PAS Pusat
Reply With Quote
  #14  
Old 28-05-2008, 06:50 AM
steveorlando79 steveorlando79 is offline
Super Active Member

steveorlando79's Avatar
 
Trader Rating: (0)
Join Date: Jul 2007
Posts: 3,888
Poster Rank: #987
Thanked 56 Times
Active Level
Default

Nemo cuba laporkan kepada saya kekuatan tentera yg kita ada!!!!!
__________________
Mangan Nya' Mangan Asal Kurung-Kurung
Reply With Quote
  #15  
Old 28-05-2008, 02:58 PM
NEMO NEMO is offline
CG Super Hardcore

NEMO's Avatar


 
Trader Rating: (241)
Join Date: Jan 2007
Location: Balik modal dalam 6 bln..bisnes emas terbaru
Posts: 105,916
Poster Rank: #3
Thanked 1,002 Times
Active Level
My Mood:
Default

Quote:
Originally Posted by steveorlando79 View Post
Nemo cuba laporkan kepada saya kekuatan tentera yg kita ada!!!!!
huhu..tang tu aku xde info..nanti la carik
Reply With Quote
  #16  
Old 28-05-2008, 06:00 PM
edderkopper edderkopper is offline
Junior Member

edderkopper's Avatar
 
Trader Rating: (0)
Join Date: May 2008
Location: casablanca
Posts: 90
Poster Rank: #14996
Thanked 0 Times
Active Level
Default

begitu banyak negara yg nak tuntut pulau ni... kalau malaysia masih tak buat persiapan rapi.. nampak gayanya akan terlepas jugak la pulau ni nanti... bangun la dari tidurmu yg panjang itu wahai PM ku...
__________________
-Mati Itu Satu Kepastian-
Reply With Quote
  #17  
Old 28-05-2008, 06:05 PM
naj2921 naj2921 is offline
Super Active Member

naj2921's Avatar
 
Trader Rating: (4)
Join Date: Apr 2008
Location: Ampang>>SalakTinggi>>Ampangan
Posts: 4,529
Poster Rank: #844
Thanked 12 Times
Active Level
My Mood:
Default

Quote:
Originally Posted by edderkopper View Post
begitu banyak negara yg nak tuntut pulau ni... kalau malaysia masih tak buat persiapan rapi.. nampak gayanya akan terlepas jugak la pulau ni nanti... bangun la dari tidurmu yg panjang itu wahai PM ku...
Nak bangun pasai apa??KJ dah wat persiapan dah.. rajin btol menantu tolong wat kerja paklah..
__________________
....ORANG YANG BIJAK ADALAH ORANG YANG MEMBERI MANFAAT PADA ORANG DI SEKELILINGNYA....
Reply With Quote
  #18  
Old 28-05-2008, 06:06 PM
NEMO NEMO is offline
CG Super Hardcore

NEMO's Avatar


 
Trader Rating: (241)
Join Date: Jan 2007
Location: Balik modal dalam 6 bln..bisnes emas terbaru
Posts: 105,916
Poster Rank: #3
Thanked 1,002 Times
Active Level
My Mood:
Default

tp malaysia dah buat langkah awal kuasai pulau layang2..siap tambak tanah lagi..tp pulau2 yg besar cam xdpt jer...lembab la mesia ni
Reply With Quote
  #19  
Old 28-05-2008, 06:11 PM
lastshark lastshark is offline
Super Active Member

lastshark's Avatar
 
Trader Rating: (4)
Join Date: Aug 2007
Posts: 4,506
Poster Rank: #850
Thanked 4 Times
Active Level
My Mood:
Default

kalau mahadir aku caya dia sanggup lawan... ni kalau dolLAH...entahLAH.. yang penting surat...cam kes batu putih..dahnya s.u johor kasi surat sah.... buduh tahap cipan.... ni sarawak ke sabahan ke ada surat tak jaman dulu pasal pulau ni...
Reply With Quote
  #20  
Old 28-05-2008, 06:48 PM
yinbyungheon yinbyungheon is offline
Permanently Banned

 
Trader Rating: (3)
Join Date: Jul 2006
Location: Star City
Posts: 36,671
Poster Rank: #26
Thanked 854 Times
Active Level
My Mood:
Default

Quote:
Originally Posted by steveorlando79 View Post
Nemo cuba laporkan kepada saya kekuatan tentera yg kita ada!!!!!
TENTERA UDARA DI-RAJA MALAYSIA

Total Aircraft In Service 226 (36 orders)

Organisation

1st Division

2 Squadron Fokker F-28 Fellowship, Falcon 90,
Global Express, Boeing BBJ Subang AFB
3 Squadron S-61A4A Nuri Butterworth AFB
6 Squadron BAE Hawk 108/Hawk 208 Kuantan AFB
10 Squadron S-61A4A Nuri Kuala Lumpur AFB
11 Squadron Su-30MKM Flanker Gong Kedak AFB
12 Squadron Northrop F-5E, F-5F, RF-5E Butterworth AFB
15 Squadron BAE Hawk 108/Hawk 209,
Aermacchi MB-339AM Butterworth AFB
16 Squadron Beech 200T Subang AFB
18 Squadron Boeing F/A-18D Hornet Butterworth AFB
19 Squadron MiG 29N/UB Kuantan AFB
20 Squadron Lockheed C-130H Hercules, C-130T Subang AFB
21 Squadron CN-235-200M Subang AFB

2nd Division

5 Squadron S-61A4A Nuri Labuan AFB
7 Squadron S-61A4A Nuri Kuching AFB
14 Squadron Lockheed C-130H Hercules Labuan AFB

Training Division

1 FTC PC-7, PC-7 Mk II, Alor Setar AFB
2 FTC Alouette III Alor Setar AFB
ILIT (Flight Instructor Training Institute) PC-7 Mk II Alor Setar AFB

TENTERA DARAT DI-RAJA MALAYSIA

Malaysian Army Active: 80,000 personnel

Active Reserve: 50,000 personnel

4 infantry divisions, formed from 10 infantry brigades, 1 parachute brigade and 1 mechanised brigade. The 3rd Division ("Sehitam, Semerah") is converting to become the army's first combined arms formation.

26 Light Infantry Battalions
3 Airborne Infantry Battalions
3 Mechanized Infantry Battalions
5 Armoured Regiments (1 Tank Regiment)
16 Artillery Regiments (4 Low Level Air Defence)
3 Special Forces Regiments

50,000 Active Reserve In approximatelty 60 Infantry (Askar Wataniah) Battalions.

Standard Issue Infantry Weapons

48 Bumar-Łabędy PT-91M Pendekar Main Battle Tanks. [10]
211 FNSS ACV 300 Adnan Infantry Fighting Vehicles.
111 MIFV K200 (Modernized K-200 KIFVs) Armoured Personal
Carriers.
26 FV101 Scorpion Light Tanks.
184 Sibmas 90 Armoured Fire Support Vehicles.
460 Rheinmetall Condor Armoured Personal Carriers.
25 Alvis Stormer Light Armoured Vehicles.
80 Haegglunds Bandvagn 206 Light Armoured Vehicles.
04 Avibras AV-VBL Artillery Command Vehicles.
V-150 APC/Armoured Fire Support Vehicles (retired).

Transport

1511 3 Ton 4x4 GS Cargo HICOM Handalan trucks.
168 2 Ton 4x4 Pinzgauer Gun Tractors.
164 2 Ton 6x6 Pinzgauer Mortar Transporters with 144
ammunition trailers.
13 6 Ton 4x4 Light Recovery Isuzu FTS33H.
29 5 Ton 4x4 Isuzu FSS32G Communication Shelters.
19 2 Ton 4x4 IVECO M4010 Field Ambulances.
04 2 Ton 4x4 IVECO M4012 Satellite Communication Vehicles.
33 Gomba Stonefield Field Ambulances.
4x4 Land Rover Defender .
4x4 G-wagon (Local Assembly).
Mercedez Benz 911 3 ton (retired)
TATA 1613 3 ton truck.
Bedford RL 3 ton (retired)
Volvo C303 (retired).

Artillery:

18 Avibras (Astros II MLRS) Keris 300 mm Multiple Rocket
Launchers.
28 Denel G5 howitzer Mk 3 155 mm Howitzers.
15 VSEL FH-70 155 mm Howitzers.
200 OTO Melara Mod 56 105 mm Pack Howitzers.
29 GDF-005 Oerlikon 35 mm twin cannon.
36 Bofors 40 mm gun 40 mm L/70.
150 M40 recoilless rifle.

Air Defence Missiles:

15 MBDA Rapier missile "Jernas"
700 Shorts Starburst surface-to-air missile (Most mounted on
LML launchers)
500 Anza Mk II
200 9K38 (SA-18) "Igla" Man-portable air-defence systems.[11][12]

Anti-Tank weaponry:

Baktar-Shikan
9К115-2 Metis-M
MBDA ERYX
Saab Bofors Dynamics AT4
C-90 CR (M3) disposable rocket launcher.
Carl Gustav M2
M40 recoilless rifle

Radars:

Ericsson GIRAFFE Radar Air Defence.
Oerlikon Skyguard radar
Ericsson ARTHUR Artillery Hunting Radar Artillery finding radar.
Aselsan Askarad GSR

Army Air Wing:

9 SA316B Aérospatiale Alouette III
11 Agusta-Westland A109H

TENTERA LAUT DI-RAJA MALAYSIA

Submarines
Perdana Menteri Class Scorpene Submarine

KD Tunku Abdul Rahman
KD Tun Abdul Razak

Frigates

Lekiu Class Frigate

FFG 29 KD Jebat
FFG 30 KD Lekiu

Corvettes
Kasturi Class (FS 1500)

25 KD Kasturi
26 KD Lekir

Laksamana Class Corvette
134 KD Hang Nadim
135 KD Tun Abdul Jamil
136 KD Mohammad Amin
137 KD Tan Pusmah

Offshore Patrol Vessel
Kedah Class MEKO A-100 class patrol vessels

171 KD KEDAH
172 KD PAHANG
173 KD PERAK[16]
174 KD TERENGGANU

Fast Attack Craft (Missile)
Perdana (Combattante-II 4AL) class missile boats

3501 KD Perdana
3502 KD Serang
3503 KD Ganas
3504 KD Ganyang
Handalan Class (Spica-M) Patrol Craft

3511 KD Handalan
3512 KD Perkasa
3513 KD Pendekar
3514 KD Gempita

Fast Attack Craft (Gun)
Jerong class (Lurssen TNC 45) patrol boats

3505 KD Jerong
3506 KD Todak
3507 KD Paus
3508 KD Yu
3509 KD Baung
3510 KD Pari

Mine Countermeasures
Mahamiru (Lerici) Class Minehunters

11 KD Mahamiru
12 KD Jerai
13 KD Ledang
14 KD Kinabalu
15 KD Rempit

Support Ships
Sri Indera Sakti Class Support Ship

1503 KD Sri Indera Sakti
1504 KD Mahawangsa

Hydrographic Survey Ships
255 KD Mutiara
151 KD Perantau
Newport Class LST (Amphibious Assault Ship)

1505 KD Sri Inderapura (ex-LST 1192 USS Spartanburg County)

Training Ship
76 KD Hang Tuah (Training frigate)
MV Fajar Samudra (Training Yacht)
MV MAHSURI (Training Yacht)

Navy Tug
4 KTD PENYU
6 KTD SOTONG
8 KTD KEPAH

Air Assets
6 Eurocopter AS 550 Fennec - helicopters
6 AgustaWestland SuperLynx 300 Helicopters
The AgustaWestland SuperLynx 300 is equipped with the MBDA Sea Skua antiship missile. The Super Lynx 300 is configured for the Anti Surface Warfare (ASuW), Anti Submarine Warfare (ASW) and Over The Horizontal Targeting (OTHT) roles.
Reply With Quote
Sponsored Links
Reply

Thread Tools

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off

Forum Jump


All times are GMT +8. The time now is 09:44 PM.


Copyright ©2000 - 2014, Jelsoft Enterprises Ltd.
Disclaimer : All posts made by either members or mods even admins on CariGold.com are just only individual opinions, not necessarily or specifically those of CariGold.com or it's owner. CariGold does neither support, endorse nor vouch any programs and/or opportunities discussed here. We also does not give/offer investment advice and we does not research the opportunities discussed here. We simply provide a place for discussion. YOU'RE ON YOUR OWN RESPONSIBILITY IF YOU LOSE SUM OF MONEY IN ANY PROGRAMS DISCUSSED HERE